Grup Facebook Gay di Lebak Bikin Heboh, Mahasiswa Desak Polisi Lakukan Penelusuran Tuntas

 

LEBAK- Jagat media sosial di Kabupaten Lebak mendadak ramai setelah beredarnya tangkapan layar sebuah grup Facebook gay yang memicu perdebatan publik.

Konten dalam grup tersebut dinilai sebagian warga tidak sesuai dengan norma sosial yang berkembang di masyarakat, sehingga menimbulkan keresahan.

Informasi ini dengan cepat menyebar dan menjadi bahan perbincangan di berbagai platform digital. Sejumlah warga meminta adanya penelusuran menyeluruh untuk memastikan kebenaran serta konteks dari aktivitas di dalam grup tersebut.

Menanggapi hal itu, Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Lebak melalui perwakilannya, Sapnudi, menyampaikan pandangannya. Ia menekankan pentingnya menjaga ruang digital tetap sehat dan tidak menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat.

“Ruang digital harus dijaga bersama. Jika ada konten yang berpotensi meresahkan, perlu ada penanganan yang tepat dan terukur,” ujarnya kepada Fakta Banten, Sabtu (25/4/2026).

Sapnudi juga mengajak masyarakat untuk tidak langsung mengambil kesimpulan tanpa informasi yang utuh.

Menurutnya, verifikasi menjadi langkah penting agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat memperkeruh situasi.

Di sisi lain, pihak Polres Lebak dikabarkan tengah melakukan penelusuran terhadap grup yang viral tersebut.

Proses ini mencakup pengumpulan informasi serta pendalaman terhadap aktivitas akun dan konten yang beredar.

Petugas akan menilai apakah terdapat unsur pelanggaran hukum dalam aktivitas tersebut. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, penanganan akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, termasuk tidak menyebarkan ulang konten yang belum terverifikasi.

Sikap tenang dan tidak mudah terprovokasi dinilai penting untuk menjaga situasi tetap kondusif. (*/Sahrul).

Comments (0)
Add Comment