Harga Jangkrik di Rangkasbitung Meroket, Peternak dan Hobiis Burung Merasa Tertekan

Harga Jangkrik di Rangkasbitung Meroket, Peternak dan Hobiis Burung Merasa Tertekan

LEBAK – Kenaikan harga pakan burung kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta kicau mania dan peternak jangkrik di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Dalam beberapa pekan terakhir, harga jangkrik merangkak naik hingga Rp50 ribu per karung, dari sebelumnya yang hanya Rp40 ribu per karung.

Lonjakan harga ini membuat banyak penghobi burung merasa terbebani, terlebih mereka yang setiap hari harus memberi pakan dalam jumlah besar.

“Kalau naik seribu atau dua ribu masih wajar, tapi sekarang melonjak drastis. Tentu cukup memberatkan,” ujar seorang pedagang pakan burung di Pasar Rangkasbitung, Sabtu (23/8/2025).

Kenaikan harga diduga dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan dari peternak lokal.

Beberapa peternak mengaku biaya produksi meningkat, mulai dari pakan hingga perawatan kandang, sehingga harga jual terpaksa dinaikkan.

Di sisi lain, permintaan jangkrik tetap stabil, bahkan meningkat karena tingginya minat masyarakat terhadap hobi burung kicau.

Kondisi ini membuat harga jangkrik sulit turun dalam waktu dekat.

Banyak kicau mania berharap pemerintah daerah dapat mencari solusi agar harga pakan jangkrik kembali stabil, sehingga hobi sekaligus sektor usaha kecil yang bergantung pada komoditas ini tidak terganggu. (*/Sahrul).

JangkrikPecinta burungRangkasbitung
Comments (0)
Add Comment