LEBAK – Rudi Bin Toto (15) warga KMpung Bahbul Desa Cikulur, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, merupakan Siswa SMPN 2 Cibadak yang hanyut sekira pukul 12.30 siang tadi belum diketemukan.
Saat ini tim Pencari dari Anggota Polsek, Basaenas dan Tagana terus melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran disekitar lokasi kejadian.
Pencarian tersebut dilakukan secara bersama sama dengan di bantu warga setempat, yang hingga saat ini masih terus dilakukan.
Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Aan Wiguna mengatakan, pencarian akan teris dilakukan hingga jasad korban ditemukan, namun dengan kondisi air yang nampak membesar peroses pencarian jasad korban mengalami sedikit kesulitan.
“Air sungai Ciujung lagi gede, agak sedikit menyulitkan peroses pencarian, namun walau pun demikian kita akan terus berupaya unguk menemukan jasad korban,” katanya saat ditemui Sabtu malam (27/1/2018).
Menurutnya, tim pencarian dilakukan bersama pihak polsek Cibadak, Basarnas, tagana dan dibangu warga setempat.
“kita berdoa saja semoga jasad korban dapat segera di ketemukan, mudah-mudahan pencarian ini tidak berlarut-larut, pencarian sudah hampir delapan jam, tapi kita oftimis semoga jasad korban segera ditemukan,” pungkas Aan.
Sementara itu, dari informasi yang diterima faktabanten, korban hanyut lantaran takut terhadap warga yang akan mererai tauran dari dua kelompok anak sekolah
pada hari sabtu tgl 27 januari 2018 jam 12.00 wib, terdapat sekitar 10 orang pelajar SMP 2 cibadak dengan SMP Banten Raya Cikulur.
Hingga dua kubu saling berlarian, namun naas Korban Atas Nama Rudi Bin Toto hanyut di sungai Ciujung pada saat akan menyebrangi sungai, diduga korban kehabisan tenaga dan tidak mahir berenang ini akhirnya hanyut terseret arus sungai, yang hingga saat ini jasad korban belum dapat ditemukan. (*/Nana Sofyan)