HUT RI ke-80 di Lebak, Bupati Tegaskan Transparansi Dana Desa dan Evaluasi Pejabat, IMM: Langkah Tegas yang Harus Dikawal

 

LEBAK – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Lebak berlangsung khidmat di Alun-Alun Rangkasbitung, Minggu (17/8/2025).

Ribuan peserta hadir dalam upacara tersebut, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati, Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, mahasiswa, hingga para veteran pejuang kemerdekaan.

Dalam amanatnya, Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan pentingnya transparansi penggunaan Dana Desa dan perlunya evaluasi serius terhadap kinerja pejabat daerah.

Ia menekankan, pembangunan tidak boleh setengah hati dan hanya bisa berjalan apabila didukung aparatur yang berintegritas.

Sikap tegas tersebut sesuai dengan amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang memberi kewenangan kepala daerah untuk membina, mengawasi, dan menilai kinerja aparatur agar tercipta pemerintahan yang efektif dan akuntabel.

Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Rohi, menilai langkah Bupati Lebak adalah sinyal kuat untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan itu tidak boleh berhenti hanya sebagai retorika.

“Pernyataan Bupati soal transparansi Dana Desa harus benar-benar dikawal. Jangan sampai hanya jadi seremoni. IMM mendorong agar pengawasan diperkuat, baik di level kabupaten maupun di tingkat desa, karena dana ini menyangkut kepentingan masyarakat kecil,” ungkap Rohi.

Lebih lanjut, ia menilai evaluasi pejabat adalah hal yang wajar bahkan wajib dilakukan.

Menurutnya, rotasi jabatan tidak boleh dilihat sebagai hukuman, melainkan bagian dari mekanisme penyegaran birokrasi.

“Kalau ada pejabat yang malas, arogan, atau menyalahgunakan wewenang, tentu harus dievaluasi bahkan diganti. Sebaliknya, yang bekerja sungguh-sungguh patut diberi apresiasi. IMM siap mengawal kebijakan ini agar benar-benar berpihak pada rakyat,” tegasnya.

IMM juga menyoroti pentingnya keterlibatan pemuda dalam mengawal jalannya pemerintahan desa.

Sebab, Dana Desa menyangkut pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peluang usaha bagi masyarakat bawah.

“Pemuda jangan hanya jadi penonton. Kita harus ikut terlibat dalam mengawasi, memberi masukan, bahkan mengkritisi jika ada penyimpangan. HUT RI ini momentum tepat untuk meneguhkan komitmen kita: merdeka itu bukan hanya bebas, tapi juga berani melawan ketidakadilan,” pungkas Rohi.

Peringatan HUT RI ke-80 di Lebak pun menjadi pengingat bersama, bahwa persatuan, transparansi, dan keberanian melakukan evaluasi adalah kunci membangun pemerintahan yang bersih dan berpihak pada rakyat. (*/Sahrul).

Bupati LebakDana DesaIMM
Comments (0)
Add Comment