LEBAK – Dinas Pertanian Kabupaten Lebak kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan petani dengan meluncurkan aplikasi online Pasar Tani.
Aplikasi ini bertujuan untuk mempertemukan petani langsung dengan konsumen, menghilangkan perantara, dan memberikan akses pasar yang lebih luas bagi produk pertanian lokal.
Di tengah tantangan sektor pertanian yang semakin kompleks, Pasar Tani hadir sebagai solusi bagi petani di Lebak.
Aplikasi ini memungkinkan para petani untuk memasarkan hasil pertanian mereka secara langsung kepada konsumen, tanpa harus bergantung pada tengkulak atau pedagang perantara yang sering kali memangkas keuntungan mereka.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat mengungkapkan, aplikasi ini dihadirkan sebagai wujud perhatiannya terhadap kesejahteraan petani Lebak.
“Dengan menggunakan teknologi, petani bisa menjual produk mereka langsung ke konsumen, baik secara individu maupun kelompok, dengan harga yang lebih transparan dan tanpa markup yang memberatkan,” katanya kepada Fakta Banten, Rabu (26/2/2025).
Fitur unggulan dalam aplikasi ini antara lain adalah marketplace digital yang memungkinkan petani untuk mengunggah dan memasarkan hasil pertanian mereka.
Selain itu, aplikasi ini dilengkapi dengan sistem pembayaran yang aman, pengiriman barang yang cepat, dan transparansi harga yang memberikan keuntungan lebih bagi petani.
“Platform Marketplace memudahkan petani untuk mengupload produk pertanian yang mereka hasilkan, seperti sayuran, buah, padi, dan hasil bumi lainnya, sekarang masih tahap pengembangan ya,” terangnya.
Seorang petani asal Kecamatan Bayah, Bapak Yadi, menyambut baik adanya aplikasi ini.
“Dulu saya selalu bergantung pada tengkulak yang harga jualnya tidak pasti. Sekarang saya bisa jual langsung ke konsumen dengan harga yang lebih baik dan pasti,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Produksi Distan Lebak, Deni Iskandar mengatakan, program pasar Tani dan adanya aplikasi bukan hanya untuk menguntungkan petani. Tapi konsumen pun bisa mendapatkan produk pertanian yang segar dengan harga yang lebih kompetitif.
Pasar Tani dan aplikasi menjadi jembatan antara produsen dan konsumen, menjamin keberlanjutan perdagangan yang lebih transparan dan efisien.
Aplikasi Pasar Tani diharapkan dapat memperkuat sektor pertanian di Lebak, mengurangi ketergantungan petani terhadap tengkulak, serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Dengan sistem yang efisien dan mudah diakses, aplikasi ini berpotensi menjadi model perdagangan pertanian yang lebih adil dan menguntungkan bagi semua pihak.
Dengan langkah ini, Lebak semakin maju dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah. (*/Sahrul).