LEBAK – Sebanyak 745 calon jemaah haji asal Kabupaten Lebak dipastikan masuk dalam gelombang kedua keberangkatan haji tahun 2026.
Mereka dijadwalkan akan diberangkatkan secara bertahap pada 15 dan 17 Mei 2026 menuju Tanah Suci.
Kepastian jadwal dan jumlah jemaah tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lebak, Halimatussadiah.
Ia menegaskan bahwa seluruh jemaah telah terdata dalam skema pemberangkatan nasional gelombang kedua.
“Total jemaah haji asal Lebak tahun ini berjumlah 745 orang dan semuanya masuk dalam gelombang kedua keberangkatan,” ujar Halimatussadiah, Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, momentum keberangkatan haji ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh masyarakat setelah melalui masa tunggu yang cukup panjang.
Antusiasme jemaah pun terlihat dari kesiapan yang terus dimatangkan menjelang hari keberangkatan.
Halimatussadiah juga menyampaikan imbauan penting kepada seluruh calon jemaah agar menjaga kondisi kesehatan sejak sebelum keberangkatan hingga selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kondisi fisik yang prima dinilai menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar.
“Kami mengingatkan kepada seluruh jemaah untuk selalu menjaga kesehatan, disiplin mengikuti arahan petugas, serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Semoga seluruh jemaah diberikan kelancaran dan dapat menjadi haji yang mabrur,” tambahnya.
Keberangkatan ratusan jemaah asal Lebak ini diperkirakan akan berlangsung penuh haru, dengan keluarga yang turut mengantar dan memanjatkan doa.
Selain menjadi perjalanan ibadah, momen ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat daerah.
Pemerintah daerah bersama Kementerian Haji dan Umrah setempat terus melakukan persiapan teknis dan administrasi guna memastikan proses keberangkatan berjalan tertib, aman, dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Dengan jumlah mencapai ratusan jemaah, keberangkatan gelombang kedua ini menjadi salah satu momen penting bagi Kabupaten Lebak dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. (*/Sahrul).