Koruptor Termuda di Indonesia Versi KPK Gegerkan Publik: Ini Kata Aktivis Lebak

 

LEBAK – Nama Nur Afifa kini ramai diperbincangkan, setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai salah satu tersangka dalam perkara rasuah di Kalimantan Timur.

Yang membuat publik terkejut, perempuan muda berusia 24 tahun ini menjadi tahanan termuda dalam sejarah penindakan KPK.

Nur Afifa diketahui menjabat sebagai Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan.

Ia terseret dalam pusaran korupsi bersama Abdul Gafur Mas’ud, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) sekaligus Ketua DPC Demokrat Balikpapan.

Kasus ini mengungkap adanya dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa serta perizinan di lingkungan Pemkab PPU.

Dalam persidangan, Nur Afifah dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama 4 tahun 6 bulan, ditambah kewajiban membayar denda sebesar Rp300 juta.

Putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap dan memperkuat posisi KPK dalam membongkar praktik korupsi yang menyasar generasi muda.

Informasi ini dikutip Fakta Banten dari unggahan akun Instagram @pstore yang mengutip sumber dari BeritaSatu.

Dalam unggahan itu, publik menyoroti betapa muda usia Nur Afifah, namun sudah terlibat dalam praktik korupsi berjaringan.

Tanggapan datang dari aktivis antikorupsi di Kabupaten Lebak, Saripudin, yang menyayangkan keterlibatan anak muda dalam kasus yang mencoreng integritas publik.

“Ini tamparan keras bagi generasi muda. Seharusnya anak-anak muda menjadi pelopor perubahan, bukan terlibat dalam praktik yang merusak bangsa,” tegas Saripudin saat dimintai pendapat, Minggu (13/7/2025).

Saripudin menambahkan, fenomena ini menjadi sinyal darurat bagi partai politik agar melakukan pembinaan kader yang lebih ketat dan transparan, khususnya terhadap generasi muda yang diberi kepercayaan di lingkaran strategis partai.

“Usia muda bukan alasan untuk bebas dari pengawasan. Justru ini tantangan agar pemuda ditempa menjadi pelayan publik yang jujur, bersih, dan berintegritas,” tutupnya.

Kasus Nur Afifah menjadi pelajaran penting bahwa usia muda tidak menjamin kebal dari godaan kekuasaan dan uang.

Ia berharap, peristiwa ini dapat menjadi pemicu introspeksi di kalangan elite partai dan pejabat daerah agar lebih selektif dalam menempatkan figur muda di posisi strategis. (*/Sahrul).

Aktivis LebakKoruptor TermudaKPK
Comments (0)
Add Comment