LEBAK – Arus kunjungan wisata ke sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Lebak mengalami peningkatan signifikan sejak libur Lebaran 2026 hingga saat ini.
Data sementara menunjukkan ratusan ribu wisatawan memadati kawasan pantai dan wisata alam favorit.
Berikut rincian Jumlah Pengunjung Wisata Lebak (Pasca Lebaran 2026), kawasan Wisata Sawarna (Pantai Ciantir, Tanjung Layar, Legon Pari) 70.000 pengunjung, Goa Langir 30.000 pengunjung, Karang Bokor 15.000 pengunjung.
Kemudian, Wisata Pulo Manuk 15.000 pengunjung, Pulomanuk Darmasari, 15.000 pengunjung, Kelapa Warna 15.000 pengunjung, Talanca 10.000 pengunjung, Pantai Bagedur 50.000 pengunjung.
Jika ditotalkan jumlah pengunjung per awal liburan lebaran 2026 hingga kini sudah mencapai 220 ribu pengunjung.
Ketua Balawista Lebak, Erwin, menyampaikan bahwa tren kunjungan tahun ini terlihat lebih merata di berbagai titik wisata, tidak hanya terpusat di satu lokasi saja.
“Sejak momen Lebaran sampai sekarang, jumlah wisatawan terus bergerak naik. Hampir semua destinasi ramai, terutama kawasan pantai,” ujar Erwin kepada Fakta Banten, Selasa (24/3/2026).
Kawasan wisata Sawarna masih menjadi magnet utama. Beberapa titik seperti Pantai Ciantir, Tanjung Layar, dan Legon Pari tercatat dikunjungi hampir 70 ribu wisatawan dalam periode tersebut.
Selain itu, objek wisata Goa Langir juga menunjukkan angka kunjungan yang tinggi, mendekati 30 ribu orang.
Sementara destinasi Karang Bokor mencatat sekitar 15 ribu pengunjung.
Tidak hanya itu,.Wisata Pulo Manuk dan kawasan Pulomanuk Darmasari masing-masing juga dipadati sekitar 15 ribu wisatawan. Angka serupa terjadi di destinasi Kelapa Warna yang ikut terdongkrak popularitasnya.
Di sisi lain, Talanca mencatat sekitar 10 ribu kunjungan, sedangkan Pantai Bagedur menjadi salah satu lokasi favorit dengan jumlah Sahru wisatawan mencapai sekitar 50 ribu orang.
Erwin menilai lonjakan ini dipengaruhi oleh momentum libur panjang serta meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata alam terbuka.
“Mayoritas pengunjung datang untuk menikmati pantai dan suasana alam. Ini menjadi peluang besar, tapi juga perlu diimbangi dengan pengelolaan yang baik,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan wisatawan, terutama di kawasan pantai yang memiliki karakter ombak cukup kuat.
Pengawasan terus ditingkatkan guna mengantisipasi potensi kecelakaan.
Dengan tingginya angka kunjungan ini, sektor pariwisata Lebak diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal, khususnya pelaku usaha di sekitar destinasi wisata. (*/Sahrul).