LEBAK – Sejumlah mahasiswa yang tegabung dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) kembali turun ke jalan dalam rangka refleksi Hari Pahlawan dan menagih janji Wakil Bupati Lebak. Pasalnya, Wabup Lebak telah menyampaikan kepada media pada saat peringatan Hari Pahlawan 2016 lalu untuk mengenang jasa para pahlawan lokal dengan cara mengabadikannya menjadi salah satu nama jalan di Kabupaten Lebak.
Aksi puluhan mahasiswa kali ini yang dimulai dengan longmarch dari asrama mahasiswa ke gedung pemerintahan Kabupaten Lebak.
“Kami datang kesini bukan tanpa alasan, dan bukan karena tidak mendasar, karena kami rasa waktu dua tahun itu bukan waktu yang sebentar bahkan sangat lama sekali untuk Wakil Bupati merealisasikan janjinya yang mana akan mengenang jasa para pahlawan melalui diabadikan nama pahlawan jadi nama salah satu jalan semisal pahlawan dan tokoh pergerakan Alm.H Uwes Qorny,” kata Juanda, Koordinator Lapangan Aksi kepada faktabanten.co.id, Senin (12/11/2018).
Juanda pun menyampaikan keheranannya kepada Pemkab Lebak yang malah memilih Multatuli sebagai tokoh pahlawan Lebak, padahal menurutnya banyak tokoh pahlawan asli Lebak yang berjasa dan hingga kini terabaikan.
“189 tahun Kabupaten Lebak berdiri dan selama itu pula kita menyandang gelar sebagai salah satu kabupaten tertinggal baik di Provinsi Banten bahkan nasional, padahal jika kita mampu menganalisa sumber daya alam (SDA) kita sangat melimpah, bahkan sebagai salah satu kabupaten/kota terluas di Provinsi Banten, berarti ini persoalan sumber daya manusia (SDM) yang lemah karena tingkat pendidikan di Kabupaten Lebak masih sangat rendah,” terangnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, mahasiswa mendesak agar Wakil Bupati Lebak untuk segera merealisasikan janjinya.
“Kami juga meminta kepada Wakil Bupati Lebak untuk menghentikan pengagungan nama Multatuli karena sudah menyakiti para orang tua yang pernah berjuang pada era kemerdekaan, yang mana sekali penjajah tetap saja penjajah,” tukas Juanda.
“Keluarga Mahasiswa Lebak akan terus mengawal kebijakan yang kami rasa ini sangat lemah pengawalannya karena sudah dua tahun belum juga ada realisasi daripada Janji dan akan terus mempertanyakan, terkait fungsi team yang terdiri dari enam elemen bentukan dari Wakil Bupati Lebak untuk menginventarisir nama para pahlawan lokal yang terlupakan,” tegasnya. (Sandi/Eza Y,F)
[socialpoll id=”2521136″]