LEBAK – Malam pertama Salat Tarawih Ramadan 2026 di wilayah Cibadak, Kabupaten Lebak, berlangsung khidmat dan penuh antusiasme.
Sejak usai Salat Isya, jamaah mulai memadati masjid-masjid, menciptakan suasana religius yang terasa hangat dan membangkitkan semangat kebersamaan.
Pantauan di salah satu masjid di pusat Cibadak, saf salat terisi cepat. Beberapa jamaah bahkan menggelar sajadah hingga ke teras dan halaman karena ruang utama tak lagi mencukupi. Anak-anak hingga orang tua tampak hadir bersama keluarga.
Juni, seorang warga Cibadak, mengaku sengaja datang lebih awal agar bisa mendapatkan tempat di dalam masjid.
Ia menyebut malam pertama Tarawih selalu menghadirkan suasana berbeda dibanding malam-malam biasa.
“Rasanya selalu spesial. Banyak yang datang dengan wajah sumringah. Suasananya bikin rindu, apalagi bisa ibadah bareng keluarga,” ujar Juni kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, Ramadan menjadi momen mempererat hubungan antarwarga. Selain beribadah, masyarakat juga saling menyapa dan bertukar cerita setelah salat selesai.
Tak hanya jamaah dewasa, remaja masjid terlihat aktif membantu mengatur parkir kendaraan dan menjaga ketertiban.
Warga berharap semangat ibadah yang terlihat sejak hari pertama ini dapat terus terjaga hingga akhir Ramadan.
Bagi masyarakat Cibadak, Tarawih bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum memperkuat keimanan sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan sekitar. (*/Sahrul).