LEBAK -Momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2025, harga daging ayam di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengalami kenaikan signifikan.
Saat ini, harga ayam tembus Rp 38 ribu per kilogram, padahal sebelumnya sudah naik ke angka Rp 32 ribu dan Rp 35 ribu per kilogram dari harga awal Rp 28 ribu.
Kenaikan harga ayam ini mulai terasa sejak bulan Rajab. Adapun harga normal daging ayam biasanya berada di kisaran Rp 27 ribu per kilogram.
Seorang pedagang ayam, Usman, mengatakan lonjakan harga sudah terjadi sekitar sepekan terakhir.
“Memang sudah biasa kalau ada momentum besar, harga daging ayam ikut naik. Menjelang Maulid Nabi juga begitu, kadang terus naik sampai hari puncak perayaan,” ungkapnya kepada Fakta Banten, Sabtu (6/9/2025).
Menurutnya, meski harga naik, pembeli tidak benar-benar sepi. Hanya saja, pola belanja ikut berubah.
“Biasanya ada yang beli 1 kilogram, sekarang jadi setengah kilogram saja. Ada yang ngeluh, tapi tetap beli karena kebutuhan,” tambah Usman.
Ia memprediksi harga ayam bisa kembali normal dalam waktu dekat, meski permintaan masih tinggi.
“Permintaan lagi naik, tapi pasokan berkurang. Itu yang bikin harga merangkak. Semoga cepat stabil lagi,” pungkasnya.
Sementara itu, seorang pembeli, Amel, mengaku heran karena setiap momentum besar harga kebutuhan pokok selalu naik.
“Mau Ramadan, mau Maulid Nabi, pasti harga naik. Padahal kan kebutuhan pokok, jadi kami harus keluarkan biaya lebih,” ujarnya. (*/Sahrul).