Miris, THR Buruh di Pabrik Sepatu Kawanan Seijin Lebak Diduga Jauh dari Kata Layak Cuman Dapat Rp 400 hingga Rp 500 ribu

LEBAK- Menjelang H-5 Hari Raya Idul Fitri, isu Tunjangan Hari Raya (THR) kembali menjadi perhatian. Salah satu pekerja di salah satu pabrik sepatu di wilayah Asia Jl. Ir Soetami Citeras, Kawasan Seijin, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mengaku menerima THR dengan nominal yang dinilai jauh dari harapan.

Bahkan, hingga hari ini THR belum dibagikan kepada para buruh kabarnya akan dibagikan. Namun kejelasan turunnya THR belum bisa dipastikan.

Seorang pekerja yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa selama beberapa tahun bekerja, dirinya tidak pernah menerima THR dalam jumlah yang layak.

“Selama saya bekerja, THR yang diterima tidak pernah lebih dari Rp500 ribu. Bahkan tahun kemarin hanya sekitar Rp400 ribu,” ujarnya kepada Fakta Banten, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir dan dirasakan oleh sebagian pekerja lainnya.

Menjelang Lebaran tahun 2026, pekerja juga mengaku belum mendapatkan kepastian terkait pencairan THR dari perusahaan.

“Untuk tahun ini masih belum jelas. Katanya akan ada, tapi sampai sekarang belum ada kepastian,” ungkapnya.

Ketidakjelasan tersebut membuat pekerja merasa khawatir, mengingat THR merupakan salah satu komponen penting untuk memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.

Ia berharap perusahaan dapat memberikan kejelasan sekaligus memenuhi hak mereka sesuai ketentuan yang berlaku.

“Harapannya tentu THR bisa diberikan sesuai aturan dan lebih layak, apalagi ini kebutuhan menjelang Lebaran,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait keluhan tersebut.

Isu ini diharapkan menjadi perhatian pihak terkait agar pelaksanaan pemberian THR dapat berjalan sesuai ketentuan serta memberikan kepastian bagi para pekerja. (*/Sahrul).

Comments (0)
Add Comment