Niat Berlibur Berujung Duka, 1 Wisatawan Asal Pandeglang Meninggal Usai Terseret Arus di Pantai Ciantir Lebak

 

LEBAK – Suasana liburan di Pantai Ciantir, Desa Wisata Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, berubah menjadi duka pada Rabu (25/3/2026) siang.

Rombongan wisatawan asal Pandeglang yang datang untuk menikmati keindahan pantai, harus menghadapi musibah yang tidak terduga.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat empat orang dari total 14 wisatawan bermain air di kawasan yang dikenal memiliki arus cukup kuat.

Padahal, di sekitar lokasi telah terpasang rambu peringatan larangan berenang, dan petugas penjaga pantai sebelumnya juga telah memberikan imbauan secara langsung.

Ketua Balawista Lebak, Erwin, menjelaskan bahwa pihaknya sudah berupaya mengingatkan para pengunjung agar tetap berada di zona aman. Namun, sebagian wisatawan tetap nekat masuk ke area berisiko.

“Petugas kami sudah memberikan peringatan sejak awal agar tidak berenang di titik tersebut karena termasuk zona berbahaya. Tapi memang masih ada yang mengabaikan,” ujar Erwin kepada Fakta Banten, Rabu (25/3/2026).

Tak lama setelah itu, keempat wisatawan tersebut terseret arus laut. Menyadari kondisi darurat, petugas lifeguard bersama relawan langsung bergerak cepat melakukan penyelamatan.

Dua petugas, Anggun dan Pajar, bersama tim gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban dari ganasnya arus.

Namun nahas, satu orang korban dalam kondisi kritis saat ditemukan dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Korban diketahui bernama Hafiz (20), warga Kampung PCI, Desa Ciinjuk, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang.

Setelah mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian langsung dibawa pulang ke rumah duka oleh pihak keluarga pada sore hari.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para wisatawan untuk selalu mematuhi rambu keselamatan dan arahan petugas saat berada di kawasan wisata pantai, terutama di wilayah dengan karakteristik ombak dan arus yang cukup ekstrem seperti di pesisir selatan Lebak.

Balawista Lebak kembali mengimbau seluruh pengunjung agar mengutamakan keselamatan dan tidak mengambil risiko di area yang telah ditandai berbahaya demi menghindari kejadian serupa. (*/Sahrul).

Comments (0)
Add Comment