LEBAK– Regenerasi kepemimpinan Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf Kabupaten Lebak resmi dimulai. Kepengurusan baru organisasi kepemudaan masjid tersebut dikukuhkan dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Gedung PKK Kabupaten Lebak, kemarin.
Pelantikan ini dihadiri jajaran Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Al-A’raaf, tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, unsur organisasi kepemudaan, serta para pelajar.
Momen tersebut menjadi penanda estafet kepemimpinan dari pengurus lama kepada generasi baru yang diharapkan mampu membawa semangat pembaruan dalam memakmurkan masjid.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung Wakil Ketua DKM Masjid Agung Al-A’raaf Lebak, Drs. KH. Ahmad Hudori, M.Pd.I.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pemuda dan remaja masjid memiliki peran strategis sebagai penggerak utama kegiatan keagamaan, sosial, dan pembinaan karakter generasi muda.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi pusat pembinaan umat. Pemuda dan remaja masjid harus menjadi teladan, baik dalam akhlak, sikap, maupun perkataan,” ujar KH. Ahmad Hudori, Jumat (16/1/2025).
Ia juga berpesan agar seluruh pengurus meluruskan niat dalam berorganisasi. Menurutnya, keterlibatan di pemuda masjid harus berangkat dari komitmen memakmurkan masjid, bukan sekadar kepentingan pribadi.
Tongkat estafet kepemimpinan secara resmi diserahkan dari Ketua Demisioner, Dadi S. Hidayat, kepada Ichsanudin yang dipercaya memimpin Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf Lebak periode terbaru.
Dalam sambutannya, Dadi menyampaikan apresiasi atas kebersamaan seluruh pengurus selama masa baktinya dan berharap kepengurusan baru mampu melahirkan inovasi yang lebih segar.
“Saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kebersamaan selama ini. Selamat kepada kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Ichsanudin, semoga semakin solid dan melahirkan terobosan kegiatan yang memakmurkan masjid,” kata Dadi.
Sementara itu, Ichsanudin menegaskan bahwa amanah yang diembannya bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab pengabdian.
Ia berkomitmen menjadikan Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf sebagai ruang pembinaan karakter, penguatan keilmuan, serta wadah kolaborasi pemuda yang inklusif dan produktif.
“Kami ingin menghadirkan pemuda masjid yang berakhlak, berilmu, dan berdaya. Masjid harus menjadi pusat gerakan kebaikan dan ruang tumbuh bagi generasi muda,” ujar Ichsanudin.
Di bawah kepemimpinannya, kepengurusan baru bertekad memperkuat ukhuwah, meningkatkan partisipasi pemuda, serta membangun sinergi dengan DKM dan berbagai elemen masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Pemuda dan Remaja Masjid Agung Al-A’raaf Lebak diharapkan semakin berperan aktif dalam mendukung masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat di Kabupaten Lebak. (*/Sahrul).