Pengurus HMI-MPO Lebak Resmi Dilantik, Berkomitmen Menjadi Kaum Habil yang Melawan Segala Bentuk Penindasan

 

LEBAK – Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (PC HMI-MPO) Kabupaten Lebak resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Lebak pada Minggu (2/2/2025).

Istilah kaum Habil dipelopori oleh Ali Syariati seorang revolusioner asal Iran. Dimana Ali Syariati menempatkan kaum tertindas yang melawan sebagai kelompok Habil.

Sedangkan seorang pemimpin yang dzolim atau pemerintah yang gemar menindas dikategorikan sebagai kelompok Qabil.

Maka seorang intelektual yang tercerahkan harus bisa menempatkan diri sebagai kaum Habil yang melawan segala bentuk penindasan atau istilah sederhananya adalah mitra kritis pemerintah.

Kandi Permana yang dipercaya untuk menakhodai organisasi sebagai Ketua Umum dalam sambutannya, ia menekankan urgensi pembaruan serta perbaikan dalam gerakan HMI di Kabupaten Lebak agar semakin relevan dan berdampak bagi masyarakat.

“Kami mengusung tema revitalisasi gerakan HMI sebagai wujud komitmen untuk mencetak kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Kami ingin memastikan HMI-MPO Lebak mampu berkontribusi lebih besar, baik di tingkat daerah, nasional, maupun bagi umat secara luas,” kata dia dalam sambutan.

Ia juga menegaskan pentingnya membangun karakter kepemimpinan yang kuat dan berdaya saing di tengah perkembangan zaman.

“Di era modernisasi ini, kami tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. Tuntunan Al-Qur’an dan Hadist tetap menjadi pedoman utama dalam setiap langkah kami, baik dalam organisasi maupun kehidupan bermasyarakat,” paparnya.

Sebagai organisasi mahasiswa yang berperan dalam dinamika sosial dan politik daerah, Kandi menegaskan bahwa HMI-MPO Lebak akan aktif mengawal kebijakan pemerintah, terutama di awal periode kepemimpinan yang baru.

“Kami siap menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis bagi pemerintah, memastikan setiap kebijakan yang dibuat benar-benar berpihak pada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Presidium Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Lebak, Mastur Huda, menyoroti momen spesial dalam pelantikan ini yang bertepatan dengan peringatan 25 tahun eksistensi HMI-MPO di Kabupaten Lebak.

“Sebagai organisasi mahasiswa nasional pertama di Lebak, HMI-MPO telah menjadi bagian penting dalam sejarah pergerakan mahasiswa di daerah ini. Di usia peraknya, kami berharap kepengurusan baru mampu melahirkan inovasi dan mempertahankan tradisi perjuangan HMI di bumi Multatuli,” ujar Mastur.

Ia juga mengingatkan bahwa peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol sosial harus terus dijalankan.

“Mahasiswa memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal kebijakan pemerintah dan memastikan keberpihakannya kepada masyarakat. Ini bukan sekadar tugas, tetapi sebuah amanah yang harus diemban dengan penuh kesungguhan,” pungkasnya.

Dengan kepengurusan yang baru, HMI-MPO Lebak diharapkan semakin solid dalam menjalankan misi perjuangannya serta terus mencetak kader-kader pemimpin yang berintegritas dan berdaya saing tinggi. (*/Sahrul).

Comments (0)
Add Comment