Rata-Rata Lama Sekolah di Lebak Masih Rendah, Ini Penjelasan Dindik

 

LEBAK– Rendahnya rata-rata lama pendidikan masyarakat di Kabupaten Lebak kembali menjadi perhatian publik.

Data terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar warga usia sekolah di daerah tersebut belum menempuh pendidikan hingga jenjang menengah pertama secara penuh.

Kondisi itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata lama sekolah masyarakat di Lebak saat ini berada di angka 6,8 tahun.

Angka tersebut menggambarkan bahwa mayoritas warga hanya menyelesaikan pendidikan formal setingkat sekolah dasar.

“Berdasarkan data BPS, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Lebak masih berada di angka 6,8 tahun,” ujar Doddy.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut tidak bisa dilihat hanya dari sisi akses pendidikan semata.

Menurutnya, terdapat sejumlah faktor sosial dan geografis yang turut memengaruhi capaian pendidikan masyarakat di wilayah Lebak.

Doddy menyebut, karakteristik daerah menjadi salah satu tantangan utama dalam meningkatkan lama sekolah masyarakat.

Beberapa kawasan di Lebak masih memiliki keterbatasan akses transportasi dan jarak tempuh menuju fasilitas pendidikan lanjutan.

Selain itu, terdapat pula masyarakat adat di wilayah kasepuhan yang memiliki pola kehidupan dan sistem sosial tersendiri.

Hal itu berpengaruh terhadap pilihan pendidikan anak-anak di lingkungan mereka.

Di sisi lain, tidak sedikit pelajar yang melanjutkan pendidikan melalui jalur nonformal, termasuk pendidikan berbasis keagamaan seperti pesantren salafi.

Jalur tersebut, menurut Doddy, menjadi bagian dari realitas pendidikan di Kabupaten Lebak yang perlu dipahami secara menyeluruh.

“Sebagian anak melanjutkan pendidikan ke pesantren tradisional atau pendidikan nonformal lainnya, sehingga tidak semuanya tercatat dalam pola pendidikan formal umum,” katanya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pendidikan disebut terus berupaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, termasuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan jangka panjang.

Upaya peningkatan angka rata-rata lama sekolah dinilai menjadi pekerjaan besar yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat hingga lingkungan keluarga.

Dengan kondisi geografis yang luas dan keberagaman budaya masyarakat, pembangunan sektor pendidikan di Lebak dinilai memerlukan pendekatan yang tidak hanya administratif, tetapi juga sosial dan kultural agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata. (*/Sahrul).

Comments (0)
Add Comment