Sentuhan Nyata Ketua PKK Lebak, Pelatihan Kosmetik Alami Bangkitkan Percaya Diri Perempuan Rangkasbitung

 

LEBAK– Di tengah maraknya produk kecantikan instan berbahan kimia, langkah Ketua TP PKK Kabupaten Lebak, Belia Hasbi Jayabaya, justru menghadirkan pendekatan berbeda.

Melalui pelatihan pembuatan kosmetik yang bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan DPR RI.

Pelatihan kosmetik berbahan alami itu digelar di Hotel Rahaya Resort, perempuan-perempuan muda diajak kembali mengenal warisan perawatan tradisional yang aman, sehat, dan bernilai ekonomi.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (3/3/2026) itu menjadi ruang belajar sekaligus ruang berbagi pengalaman.

Tak sekadar praktik meracik bahan, peserta juga mendapatkan edukasi mendalam tentang pentingnya perawatan kulit sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Salah satu peserta, Sindi Wulansari, Kader Kumala PW Rangkasbitung, menilai kegiatan ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap pemberdayaan perempuan.

“Ibu Belia sangat peduli terhadap pengembangan keahlian perempuan, khususnya di bidang kosmetik berbahan alami. Tadi juga sempat dibahas tentang bedak zaman dulu yang sekarang mulai jarang digunakan, padahal manfaatnya sangat bagus untuk kesehatan kulit,” ujar Sindi.

Materi pelatihan disampaikan oleh seorang tenaga ahli di bidang farmasi yang memberikan penjelasan tentang bahan-bahan alami yang aman digunakan untuk perawatan wajah.

Peserta diperkenalkan pada konsep dasar formulasi sederhana, pemilihan bahan yang tidak berbahaya, serta pentingnya memahami jenis kulit sebelum menggunakan produk tertentu.

Menurut Sindi, pelatihan yang berlangsung dari jam 15.00 WIB hingga 17.00 WIB itu terasa singkat namun padat manfaat.

“Antusias peserta sangat tinggi. Kami jadi lebih paham bahwa skincare itu bukan sekadar ikut tren, tapi bagian dari pencegahan masalah kulit seperti kusam atau iritasi. Ternyata perawatan yang aman itu bisa dibuat dari bahan alami,” tambahnya.

Selain edukatif, kegiatan ini juga membuka wawasan tentang potensi ekonomi kreatif berbasis lokal.

Kosmetik berbahan alami dinilai memiliki peluang pasar yang luas, terutama di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk ramah kulit dan minim risiko efek samping.

Program ini dinilai sebagai langkah strategis PKK Lebak dalam mendorong perempuan tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen yang kreatif dan mandiri.

Dengan pengetahuan yang tepat, keterampilan sederhana dapat berkembang menjadi peluang usaha rumahan yang menjanjikan.

Lebih dari sekadar pelatihan kecantikan, kegiatan ini menjadi simbol bahwa pemberdayaan perempuan bisa dimulai dari hal yang dekat dengan keseharian mereka.

Sentuhan kebijakan yang membumi, seperti yang diinisiasi Ketua PKK Lebak, memperlihatkan bahwa pembangunan daerah tak selalu soal infrastruktur besar tetapi juga tentang membangun kualitas dan kepercayaan diri masyarakatnya.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat digelar secara berkelanjutan agar semakin banyak perempuan Lebak yang teredukasi, terampil, dan siap berdaya secara mandiri. (*/Sahrul).

Comments (0)
Add Comment