LEBAK – Suasana proyek pembangunan jalan nasional di ruas Simpang Malingping-Bayah, tepatnya di wilayah Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, mendadak tegang.
Sebuah truk proyek bermuatan material Split yang tengah menuju baching plant Panyaungan, dilempari batu oleh orang tak dikenal, Rabu (6/8/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Insiden tersebut menyebabkan kaca depan truk Hino 500 dengan nomor polisi B 9091 SX pecah parah, memaksa kendaraan berhenti dan dilaporkan ke pihak kepolisian.
Teror Lempar Batu ke Truk Proyek: Bukan Kali Pertama
Seorang warga Kecamatan Bayah, Ade (49), mengungkapkan bahwa bukan hanya truk pengangkut split yang jadi sasaran, tapi juga kendaraan pengangkut beton jenis mixer yang melintas ke lokasi proyek baching plant.
“Udah nggak aman. Truk pengangkut material Split dan juga mobil mixer dilempari batu saat lewat ke arah lokasi baching plant Panyaungan,” ujarnya kepada awak media, Kamis (7/8/2025).
Menurut kesaksiannya, pelaku pelemparan diduga melakukan aksinya saat truk tengah melaju. Arah lemparan mengarah langsung ke kaca depan, mengindikasikan aksi itu dilakukan dengan niat yang disengaja.
Polisi Buka Penyelidikan, Kejar Pelaku Bermotor
Kapolsek Panggarangan, IPTU Acep Komarudin, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa truk kini telah diamankan di Mapolsek sebagai barang bukti.
“Benar, ada insiden pelemparan terhadap kendaraan proyek di Cihara. Saat ini masih dalam proses lidik (penyelidikan). Informasi sementara, pelaku menggunakan dua sepeda motor, salah satunya berboncengan ke arah Bayah,” jelas IPTU Acep singkat.
Belum diketahui pasti motif pelaku, namun pihak kepolisian menyatakan fokus utama saat ini adalah mengidentifikasi dan mengamankan para pelaku serta menelusuri apakah kejadian tersebut berkaitan dengan gangguan keamanan proyek atau motif lainnya.
Kondisi Proyek Infrastruktur Butuh Perlindungan Maksimal
Pelemparan terhadap kendaraan proyek bukan hanya mengancam keselamatan pengemudi dan teknisi lapangan, tetapi juga bisa mengganggu kelancaran pembangunan infrastruktur strategis nasional.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat sekitar untuk menahan diri dari tindakan anarkis, serta mengajak masyarakat bekerja sama menjaga kondusivitas proyek yang menyangkut kepentingan publik jangka panjang. (*/Sahrul).