LEBAK– Suara keluhan warga dari wilayah selatan Kabupaten Lebak kembali menggema.
Warga Desa Cilograng dan Desa Lebak Tipar di Kecamatan Cilograng, menagih perhatian Pemerintah Provinsi Banten, khususnya Gubernur Banten Andra Soni, agar segera memperbaiki jalan poros desa yang selama bertahun-tahun dibiarkan rusak parah dan nyaris tak layak dilalui.
Jalan penghubung kedua desa itu menjadi nadi utama bagi aktivitas warga mulai dari anak sekolah, pedagang kecil, petani, hingga warga yang harus mengakses layanan kesehatan.
Namun kini, kondisi jalan yang berlubang, becek, dan licin membuat mobilitas warga terganggu, terlebih saat musim hujan tiba.
“Kalau hujan, motor bisa tergelincir, mobil sulit lewat. Padahal ini satu-satunya akses kami untuk ke pasar dan sekolah,” ujar Jajang (42), warga Lebak Tipar, Senin (27/10/2025).
Ia mengatakan, masyarakat sudah berulang kali menyampaikan aspirasi perbaikan ke pihak pemerintah daerah maupun provinsi, namun hingga kini belum terlihat ada perbaikan berarti.
“Kami hanya ingin jalan yang layak. Tidak perlu mulus seperti kota, asal bisa dilewati dengan aman. Kami berharap Pak Gubernur bisa datang langsung melihat kondisi di lapangan,” tambahnya.
Sementara itu, warga lainnya, Siti Munda (37), menyebutkan bahwa kondisi jalan yang rusak juga berdampak pada harga kebutuhan pokok di desa.
Biaya transportasi naik karena kendaraan enggan melintas, sehingga harga barang di tingkat warga ikut membengkak.
“Kadang bahan pangan jadi mahal karena truk enggan masuk. Kami berharap pemerintah jangan hanya dengar laporan di atas kertas, tapi lihat langsung penderitaan masyarakat di bawah,” ujarnya.
Masyarakat pun berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten segera menindaklanjuti keluhan ini agar pembangunan infrastruktur di wilayah selatan tidak tertinggal jauh dari daerah lain.
Perbaikan jalan poros Cilograng- Lebak Tipar diyakini akan membuka kembali akses ekonomi masyarakat pedesaan dan meningkatkan konektivitas antar wilayah di Kabupaten Lebak bagian selatan. (*/Sahrul).