Warga Sukaraja Bangun Jalan Kampung Sendiri, Bukti Nyata Hobi Gotong Royong di Lebak

 

LEBAK – Di tengah keterbatasan anggaran dan lambannya pembangunan infrastruktur di daerah pelosok, warga tiga kampung di Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, justru memberi contoh luar biasa: membangun jalan penghubung secara swadaya.

Tanpa menunggu bantuan pemerintah, masyarakat dari Kampung Sukalaksana, Kampung Kandang Palon, dan Kampung Kolecer, turun tangan sendiri menata jalan demi kelancaran aktivitas sehari-hari.

Pengerjaan dimulai sejak Minggu (20/7/2025) dan terus berlanjut bertahap sesuai ketersediaan dana yang mereka kumpulkan bersama.

“Ini murni inisiatif masyarakat,warga setempat yang memimpin gotong royong,” kata Ali tokoh setempat.

Menurutnya, akses jalan yang baik adalah kebutuhan utama, bukan kemewahan.

“Anak-anak sekolah, warga yang hendak ke pasar, sampai petani yang mengangkut hasil panen sangat bergantung pada jalan ini,” jelasnya.

Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong, melibatkan warga lintas usia, tokoh masyarakat, pemuda karang taruna, dan aparatur desa.

Mereka bergantian membawa alat, mencangkul, hingga memadatkan tanah demi menciptakan akses layak yang sebelumnya hanya berupa jalan tanah licin.

Ali menegaskan, semangat gotong royong ini bukan sekadar kerja bakti, melainkan simbol harapan dan perlawanan terhadap ketidakadilan pembangunan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat desa bisa bergerak meski tak punya dana besar. Tapi tentu kami juga berharap pemerintah tidak tinggal diam,” tuturnya.

Menurut warga, pembangunan jalan tersebut masih jauh dari selesai dan memerlukan dukungan material, alat berat, dan perbaikan permanen.

“Kami baru bisa bikin jalur tanah yang padat. Belum cor atau aspal. Kalau musim hujan, bisa kembali rusak,” imbuhnya.

Warga pun secara terbuka mengajak pemerintah daerah dan desa untuk turun tangan dan menindaklanjuti upaya mereka.

“Ini bukan sekadar urusan kampung. Ini soal pemerataan pembangunan. Jangan sampai daerah pelosok seperti kami terus tertinggal,” pungkas Ali.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Sukaraja menjadi cermin ketangguhan masyarakat akar rumput dalam menjawab kebutuhan mendasar.

Fakta ini sekaligus menjadi pengingat bagi pemerintah untuk lebih responsif terhadap aspirasi warga di pelosok. (*/Sahrul).

Gotong RoyongLebakMalingpingSukaraja
Comments (0)
Add Comment