JAKARTA–ParagonCorp bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemprov DKI Jakarta dan Transjakarta meresmikan Paragon Empties Station (PES).
Peresmian di Halte Cakra Selaras Wahana (CSW), Jakarta Selatan ini, merupakan jawaban atas tantangan pengelolaan sampah kemasan di perkotaan.
Adapun Paragon Empties Station merupakan smart drop box berbasis teknologi yang dikembangkan ParagonCorp bersama PlasticPay.
Paragon Empities Stasion dapat menerima berbagai jenis kemasan kosong atau empties produk kecantikan dari brand manapun yang bermaterial plastik, kertas, kaca, hingga material campuran dari berbagai brand kosmetik dan personal care (perawatan diri).
Lebih dari sekadar titik pengumpulan, PES dirancang sebagai titik kontak edukasi yang mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengelola kemasan bekas pakai.
Inisiatif ini merupakan bagian dari pendekatan ParagonCorp secara menyeluruh dalam pengelolaan kemasan, mulai dari hulu melalui desain dan pemilihan material yang lebih ramah lingkungan, hingga hilir melalui pengembangan sistem take-back dan daur ulang pasca konsumsi.
Kolaborasi lintas sektoral ini menjadi penanda dimulainya langkah jangka panjang yang lebih terstruktur yang diarahkan untuk membangun ekosistem pengelolaan sampah berbasis komunitas di Jakarta.
Melalui integrasi edukasi, infrastruktur, serta pelibatan masyarakat secara aktif dalam praktik pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
Head CSR ParagonCorp Suci Hendrina mengatakan, melalui Paragon Empties Station, pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk melihat bahwa setiap kemasan kosong memiliki potensi untuk dikelola kembali secara lebih bertanggung jawab.
“Ini bukan hanya tentang menyediakan fasilitas, tetapi tentang membangun kebiasaan baru dan kesadaran bersama bahwa keberlanjutan adalah perjalanan yang perlu kita tempuh bersama,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Senada, Wakil Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, juga mendorong pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab, termasuk memastikan kemasan tidak berakhir sebagai sampah.
“Kami berharap inisiatif seperti Paragon Empties Station (PES) dapat diikuti oleh pelaku industri lain, sehingga semakin banyak sistem pengumpulan kembali kemasan yang dikelola secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Demikian dengan Head of Commercial Division Transjakarta Syailendra. Ia bilang, PES di Halte CSW merupakan bagian dari total 10 titik awal dalam fase pilot ParagonCorp yang telah tersebar di berbagai lokasi strategis.
Titik tersebut mulai dari area retail seperti Wardah Store Bintaro Plaza (Jabodetabek) dan Makeupuccino (Bandung), ruang publik seperti Masjid Istiqlal, Paragon Empties Station (PES), dan Masjid Salman ITB Bandung, hingga area perkantoran ParagonCorp.
Keberadaan 10 titik ini menjadi langkah awal dalam membangun sistem pengelolaan kemasan pasca konsumsi yang lebih terintegrasi serta dasar untuk pengembangan lebih lanjut.
Masyarakat dapat dengan mudah mengembalikan kemasan kosong melalui mesin PES, yang selanjutnya akan dikumpulkan, dipilah berdasarkan jenis material, dan diproses secara bertanggung jawab, termasuk untuk dimanfaatkan kembali sesuai dengan karakteristik materialnya.
Sebagai bagian dari transparansi dan edukasi berkelanjutan, hasil pengolahan kemasan yang telah didaur ulang juga telah diwujudkan dalam berbagai produk bernilai guna.
Informasi mengenai proses dan contoh hasil daur ulang tersebut dapat diakses publik melalui kanal edukasi ParagonCorp, termasuk melalui media sosial @itsparagreen dan @paragonation sebagai landing page edukasi terkait inisiatif keberlanjutan Paragon.
Inisiatif ini juga menjadi bagian dari semangat ParaGoNation, sebuah gerakan kolaboratif yang diusung ParagonCorp untuk mendorong kontribusi bersama dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Ke depan, kolaborasi antara ParagonCorp dan Dinas Lingkungan Hidup akan terus diperkuat melalui program edukasi dan pengelolaan sampah berbasis komunitas, sebagai upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran serta mendorong perubahan perilaku masyarakat secara lebih luas.
Melalui langkah ini, ParagonCorp terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya relevan bagi industri kecantikan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat luas.***