JAKARTA – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menyatakan dukungan penuh kepada Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto dalam memimpin institusi Polri di tengah sorotan publik terkait dugaan kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
PB PMII menilai situasi ini menjadi ujian sekaligus momentum bagi Polri untuk membuktikan soliditas dan keandalannya di mata masyarakat.
Sekretaris Jenderal PB PMII, Ahmad Syahrul Fadhil, menyampaikan bahwa kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi yang baru berjalan sekitar satu bulan telah menunjukkan arah pembenahan yang jelas.
Menurut pria yang akrab dipanggil Ruli, keberanian untuk menuntaskan masalah internal merupakan modal utama dalam membangun kembali kepercayaan publik.
”Kami melihat Kapolri Suyudi hadir dengan sikap yang tegas dan terbuka. Di masa awal kepemimpinannya, beliau tidak memilih jalan aman, melainkan berani menghadapi persoalan. Sikap inilah yang dibutuhkan Polri saat ini, dan PMII siap berdiri bersama Kapolri,” ujar Ruli di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).
Ruli menegaskan bahwa dugaan pelanggaran yang melibatkan segelintir oknum tidak boleh merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri secara keseluruhan.
Ia mengingatkan masih banyak personel Polri di lapangan yang bekerja sungguh-sungguh demi menjaga keamanan dan melayani masyarakat.
”Jangan sampai akibat ulah oknum tertentu, seluruh institusi ikut dicurigai. Polri harus tetap solid dari tingkat pusat hingga daerah. Soliditas inilah yang akan membuat Polri kuat dan dipercaya rakyat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ruli menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban umum.
Ia mendorong Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Suyudi untuk terus mempererat hubungan dengan warga dan membuka ruang kolaborasi bersama elemen mahasiswa serta pemuda.
”Polisi yang kuat adalah polisi yang dekat dengan rakyatnya. PMII siap menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis Polri, baik dalam menjaga kondusivitas di daerah maupun membangun kesadaran hukum di kalangan anak muda,” tambahnya.
Mengakhiri keterangannya, Ruli mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial, terutama narasi yang bertujuan membenturkan publik dengan aparat penegak hukum.
”Kami percaya di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi, Polri dapat semakin solid dan tepercaya. Tugas kita bersama adalah menjaga agar kepercayaan itu terus tumbuh. Polri dan masyarakat harus berjalan beriringan,” pungkas Sekjen PB PMII.***