Puncak Arus Balik Mudik Diprediksi 6 April, KAI Group Siapkan Ini

 

JAKARTA-Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI), Anne Purba, memprediksi arus balik mudik lebaran terjadi pada 6 April 2025.

Diprediksi, berdasarkan tren perjalanan ini, jumlah pemudik yang bakal menggunakan transportasi kereta api sebanyak 267.613 orang.

Mengantisipasi hal ini, KAI menyediakan 4.591.510 tempat duduk selama periode Angkutan lebaran 2025 untuk layanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal.

Anne Purba mengungkapkan, bahwa selama periode Angleb 2025 yang berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April 2025, KAI Group menyediakan total sebanyak 59.129.350 tempat duduk untuk berbagai layanan kereta api.

Dari jumlah tersebut, 98 persen merupakan kelas ekonomi yang mencakup 2.164.488 tempat duduk untuk KA Ekonomi Jarak Jauh serta 55.635.358 tempat duduk untuk KA Ekonomi Lokal, termasuk layanan Commuter Line, KA Perintis Makassar- Parepare, LRT Sumsel, KA Bandara, dan LRT Jabodebek.

“Upaya ini menjadi bukti konkret bahwa KAI berusaha memastikan aksesibilitas transportasi yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (4/4/2025).

Untuk layanan kereta cepat Whoosh yang dikelola oleh KCIC, tercatat 183.849 pelanggan yang terlayani, sementara LRT Jabodebek melayani 664.756 pelanggan, serta KA Makassar-Parepare yang telah melayani 6.807 pelanggan.

“Dengan ragam layanan yang tersedia, KAI Group semakin memperkuat perannya sebagai penyedia moda transportasi kereta api yang inklusif dan menjangkau berbagai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

KAI mengimbau, bagi masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan agar dapat memperoleh jadwal perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Meskipun puncak arus balik diprediksi terjadi pada tanggal tersebut, data menunjukkan bahwa banyak pelanggan memilih untuk kembali lebih awal guna menghindari lonjakan pelanggan,” tukasnya. (*/Ajo)

Angkutan LebaranKAI
Comments (0)
Add Comment