Tinjau CAT PPIH Tahap II, Menhaj: Kita Harus Dapatkan Petugas Haji Terbaik

JAKARTA  — Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf meninjau langsung pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Non-Nakes Arab Saudi dan PPIH Kloter 1448 H/2027 M tahap II di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Pelaksanaan CAT tahap II merupakan bagian dari rangkaian seleksi PPIH yang diselenggarakan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bekerja sama dengan BKN.

Sebanyak 680 calon petugas mengikuti seleksi yang dilaksanakan serentak di 32 titik pada kantor BKN dan UPT BKN di 31 provinsi.

Menhaj mengatakan, pelaksanaan CAT menjadi bagian dari upaya Kemenhaj mendapatkan calon petugas terbaik melalui proses seleksi yang lebih terukur.

“Alhamdulillah, semuanya berjalan sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Mudah-mudahan kita mendapatkan hasil yang terbaik, baik dalam pemilihannya maupun personalianya. Kita berupaya mendapatkan petugas-petugas yang terbaik,” ujar Menhaj.

Menurutnya, calon petugas yang terpilih nantinya harus memahami siapa yang dilayani, apa yang harus dilakukan, dan bagaimana menjalankan tugas pelayanan kepada jemaah.

“Petugas yang melayani jemaah harus paham siapa yang dilayani, apa yang harus dilakukan, dan bagaimana menjalankan tugasnya. Itu yang penting,” katanya.

Kerja sama Kemenhaj dengan BKN menjadi salah satu penguatan dalam proses seleksi tahun ini.

Menhaj menjelaskan, pada penyelenggaraan sebelumnya proses seleksi masih berlangsung dalam masa transisi kelembagaan dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah.

“Tahun lalu, kita belum bekerja sama dengan BKN. Saat itu prosesnya masih dalam masa peralihan dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah, sehingga proses seleksinya masih gabungan,” jelasnya.

Sementara tahun ini, Kemenhaj mengelola proses seleksi secara penuh dengan menggandeng BKN dalam pelaksanaan CAT.

“Alhamdulillah, tahun ini kita mengelola secara penuh dan kita bekerja sama penuh dengan teman-teman dari BKN,” sambungnya.

Menhaj mengapresiasi kerja sama Kemenhaj dan BKN yang telah berjalan baik. Menurutnya, evaluasi tetap dilakukan untuk menyempurnakan pelaksanaan seleksi.

“Alhamdulillah, kerja sama kami dengan BKN sudah berjalan dengan baik. Tentu di sana-sini ada kekurangan yang akan kita perbaiki bersama. Tapi insyaallah kita akan mendapatkan petugas haji yang terbaik,” tuturnya.

Menhaj juga berharap kualitas petugas haji pada penyelenggaraan 1448 H/2027 M dapat terus meningkat.

Menurutnya, capaian positif petugas haji pada penyelenggaraan sebelumnya harus menjadi pijakan untuk menghadirkan petugas yang lebih baik.

“Tahun kemarin, petugas haji kita dinilai menjadi salah satu petugas yang terbaik sepanjang sejarah dan tentu kita tidak ingin tahun ini sama, kita harus lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tegasnya.

Pelaksanaan CAT tahap II menjadi salah satu tahapan dalam rangkaian seleksi PPIH 1448 H/2027 M. Melalui proses seleksi ini, Kemenhaj berupaya mendapatkan petugas-petugas terbaik yang nantinya memberikan pelayanan kepada jemaah haji.***

CatKemenhajPetugas Haji
Comments (0)
Add Comment