Wamenhaj Jadikan Apel Malam Diklat PPIH 2026 sebagai Momentum Refleksi Isra Mikraj

 

JAKARTA – Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menjadikan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum refleksi keimanan bagi para peserta Diklat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026.

Hal tersebut disampaikan Dahnil saat memimpin Apel Malam Peserta Diklat PPIH 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (15/1/2026).

Dahnil menyebut Isra Mikraj memiliki makna mendalam bagi para petugas haji. Isra dimaknai sebagai perjalanan horizontal Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang merefleksikan perubahan, perjuangan, dan penguatan keimanan.

Menurutnya, Masjidil Aqsa juga menjadi simbol kepedulian terhadap perjuangan rakyat Palestina, sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendukung perdamaian dan kemerdekaan Palestina.

Sementara itu, Mikraj dimaknai sebagai perjalanan vertikal Rasulullah SAW ke langit ketujuh yang melahirkan perintah shalat sebagai manifestasi utama keimanan.

“Malam ini bukan sekadar apel penutup kegiatan, tetapi momentum refleksi diri. Keberimanan harus tercermin dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian para petugas haji,” ujar Dahnil.

Ia berharap nilai-nilai Isra Mikraj dapat menjadi landasan spiritual bagi para peserta Diklat PPIH dalam menjalankan amanah pelayanan haji secara profesional dan penuh tanggung jawab.***

Comments (0)
Add Comment