PANDEGLANG – Situs Batu Tulis Cidanghiang di Desa Lebak, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah wisatawan. Situs batu tulis tersebut merupakan peninggalan Raja Tarumanegara, Purnawarman yang membuat prasasti batu tulis sebagai tanda daerah kekuasaan Tarumanegara pada abad ke-6 setelah bertempur dengan pasukan perompak.
Namun, keberadaan situs batu tulis itu tak diindahkan dengan akses jalan menuju prasasti bersejarah tersebut. Lantaran jalan menuju tempat tersebut sulit ditempuh oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Keluhan jalan rusak itu menjadi salah satu masukan dan aspirasi masyarakat munjul saat adanya kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Banten Dapil Kabupaten Pandeglang, Anda Suhanda masa sidang 1 tahun 2020-2021.
Anggota Dewan ini mengingatkan Pemerintah daerah (Pemda) bahwa di Kabupaten Pandeglang memiliki prasasti sejararah Raja Purnawarman zaman kerajaan Tarumanegara yang mesti dirawat peninggalannya.
Hal itu juga kata Politisi Gerindra ini, harus dibuktikan dengan didukungnya akses jalan yang baik menuju prasasti tersebut.
Sehingga, Dewan yang merupakan asli warga Munjul ini menyayangkan, lantaran jalan menuju batu bersejarah tersebut sangat menyedihkan, bahkan sama sekali tidak ada perhatian dari Pemda Kabupaten Pandeglang bahkan Provinsi sendiri.
“Melalui reses masa persidangan ke 1 tahun 2020-2021, masyarakat menyampaikan aspirasi agar jalan ke Desa Lebak sampai lokasi batu tulis diperhatikan dan segera dibangun,” tegas Anda kepada Fakta Banten saat dikonfirmasi, Senin (14/12/2020)
Padahal lanjutnya, hanya beberapa kilomter saja jalan yang mesti dibangun, yang tak membutuhkan anggaran yang banyak.
“Tidak seberapa dibandingkan dengan berapa biaya yang dipakai untuk membangun sport center, yang padahal itu cuma gengsi-gengsian aja, karena bukan pelayanan wajib kebutuhan dasar,” ujar Anda yang mengaku selalu menuntut lebih prinsip keadilan untuk pembangunan di selatan itu.
Sementara itu, Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Pandeglang, Bambang Suyantho yang hadir dalam diskusi hasil reses anggota DPRD Provinsi Banten itu mengaku telah menyampaikan usulan tersebut kepada pimpinannya.
“Usulan tersebut sudah saya sampaikan ke pimpinan,” katanya.
Pihaknya juga turut sepakat, bilamana akses jalan menuju prasasti bersejarah tersebut segera diperbaiki.
“Abdi (saya) sangat setuju, karena memang akses tersebut akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan aktifitas perekonomian masyarakat dan akses layanan kesehatan dan pendidikan bisa lebih baik,” terangnya.
“Intinya saya setuju pembangunan tersebut dilaksanakan. Semoga kondisi kekuatan fiskal Pandeglang bisa lebih baik lagi, sehingga pembangunan infrastruktur dan layanan dasar lainnya bisa lebih baik lagi,” sambungnya. (*/Faqih)