PANDEGLANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 10 STKIP Babunnajah melaksanakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan limbah minyak jelantah di Kampung Kaduparasi, Desa Margasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Rabu, (3/9/2025).
Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan limbah rumah tangga agar memiliki nilai ekonomis sekaligus ramah lingkungan.
Dalam pelatihan ini, peserta mulai dari kalangan ibu rumah tangga hingga anak remaja serta diperkenalkan bahan dan langkah pembuatan lilin aromaterapi mulai dari proses penyaringan minyak jelantah, pencampuran bahan pewarna dan aroma, hingga tahap akhir pembentukan lilin.
Marsi salah seorang Mahasiswa pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjelaskan, bahwa pelatihan ini tidak hanya untuk memanfaatkan limbah, akan tetapi untuk dapat membuka peluang usaha rumahan.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat agar bisa mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk yang memiliki nilai jual. Dengan kreativitas, limbah bisa menjadi berkah,” ujarnya.
Sementara itu, Ncun salah seorang peserta sosialisasi dan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan limbah minyak jelantah menyampaikan rasa senangnya mengikuti pelatihan ini.
“Bahwa minyak jelantah yang biasanya dibuang akhirnya dapat dimanfaatkan menjadi produk yang wangi dan indah,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN kelompok 10 STKIP Babunnajah yang mengusung tema pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal.
“Jadi masyarakat dapat mempraktikkan ilmu ini di rumah, sehingga selain mengurangi limbah, bisa juga menambah penghasilan keluarga,” terangnya. (*/Riel)