PANDEGLANG – Ketua Umum (Ketum) Pengurus Cabang Anak Muda Indonesia (AMI) Kabupaten Pandeglang, Bambang Tri Subi menyarankan kepada para Mahasiswa, peserta Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) harus lebih kritis terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat, karena tugas Mahasiswa bukan hanya sebatas menjalankan aktivitas perkuliahan semata, melainkan diharuskan pula mengawal setiap kebijakan-kebijalan pemerintah supaya sesuai dengan harapan masyarakat.
Menurut Bambang, Mahasiswa sebagai agent of change harus memberikan perubahan nyata dan mendorong pemerintah untuk kembali kepada cita-cita kemerdekaan Indonesia. Sekali-kali Mahasiswa itu harus turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, karena Mahasiswa juga bisa menjadi penyambung lidah rakyat.
“Kita sebagai Mahasiswa harus aktif, kritis dan juga harus melawan ketika ada kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Kita sebagai Mahasiswa harus berperan sebagai agent of change, social control dalam ranah berbangsa dan bernegara,” ungkap Bambang saat menyampaikan materi Manajemen aksi dalam LDKM yang dilaksanakan di Gedung FKIP UNMA Banten, Minggu (16/12/18)
Lanjut Bambang, mengingat saat ini sudah banyak sekali praktik pungli yang marak di wilayah kampus, akan tetapi mahasiswa lebih memilih diam dan tidak peduli. Padahal hal itu menjadi tugas Mahasiswa di lingkungan kampus itu sendiri, untuk mencegah dan menghilangkan tindakan yang sudah melanggar aturan yang dilakukan oleh oknum tertentu.
“Sesuai dengan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar. Jadi Mahasiswa tidak perlu takut dengan ancaman-ancaman dari oknum-oknum yang melakukan, maka dari itu jika ada praktek pungli harus kita brantas,” tutur dia
Ia menambahkan, Mahasiswa adalah bagian dari pemuda yang mempunyai andil besar dalam sejarah dinamika perkembangan bangsa ini. Sebagai manusia yang lebih tercerahkan (enlightenment people), Mahasiswa harus mempunyai kepekaan dan kepedulian terhadap kondisi di sekelilingnya.
“Oleh sebab itu, melalui kegiatan ini saya harapkan dapat menumbuhan sikap peka dan peduli Mahasiswa terhadap kondisi di sekitarnya dan bisa lebih kritis lagi,” harapnya. (*/Achuy)