Pemerintah Harus Ikut Serta Dalam Pemulihan Objek Wisata

PANDEGLANG – Persatuan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Pandeglang, meminta kepada pemerintah untuk ikut serta dalam pemulihan sektor wisata pasca tsunami selat sunda, agar industri wisata di Pandeglang segera pulih dan berkembang lagi.

Ketua PHRI Pandeglang, Widiasmanto mengatakan, proses pemulihan objek wisata yang terdampak tsunami, tidak hanya dilakukan oleh pengelola industri wisata saja. Melainkan pemerintah harus ikut serta dalam pemulihan tersebut, oleh karena itu masa pemulihan wisata harus ada dukungan pula dari pemerintah, baik Kabupaten, Provinsi maupun pusat.

“Kami berharap pemerintah bisa melakukan kegiatan-kegiatan, seperti meeting ataupun event yang lain dilaksanakan di kawasan wisata terdampak tsunami langsung. Supaya wisata di Pandeglang cepat kembali pulih,” ungkap Widi saat menggelar rapat di Hotel Horison Pandeglang, Jumat (18/1/19)

Menurutnya, PHRI akan melakukan koordinasi dengan Pemkab Pandeglang membahas pariwisata pasca tsunami. Ia menargetkan sektor pariwisata bisa pulih dalam kurun waktu tiga bulan kedepan, makanya pihak pengelola harus gencar melakukan kegiatan edukasi dan promosi wisata, agar pariwisata Pandeglang segera bangkit lagi seperti semula.

“Kami nanti mau berkirim surat untuk silaturahmi dengan ibu Bupati Pandeglang, Irna Narulita untuk memberikan dukungan. Kita yakin dunia pariwisata bisa pulih dan bangkit sampai tiga bulan. Kalau ini gak cepat dilakukan hawatir industri wisata akan mati,” katanya

Lanjut Widi, saat ini industri wisata di Pandeglang sedang mengalami keterpurukan. Maka dari itu, pihaknya akan melakukan beberapa usulan kepada pemerintah ataupun patner wisata lain. Diantaranya usulan penghapuasan PB 1 dalam jangka waktu 6 bulan atau sampai keadaan kondisi normal, mengusulkan untuk promosi event secara besar-besaran dan continue, penerapan UMK 2019 disamakan dengan tahun 2018, mendorong kegiatan meeting pemerintah diadakan di hotel terdampak tsunamu langsung serta usulan lainnya.

“Pasca tsunami ini industri wisata dalam keadaan terpuruk. Maka jika harus dibebani dengan kewajiban terhadap pemerintah, akan semakin terpuruk. Oleh sebab itu, diharapkan agar pemerintah memahami atas kondisi pariwisata saat ini,” harapnya. (*/Achuy)

Terdampak TsunamiWisata
Comments (0)
Add Comment