PANDEGLANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pandeglang resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031 pada Sabtu (31/10/2026).
Acara pengukuhan yang dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) tersebut berlangsung di Aula Kantor DPC PKB Kabupaten Pandeglang.
Agenda penting ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, beserta jajaran pimpinan partai politik di wilayah setempat.
Dalam acara tersebut, Ketua DPW PKB Provinsi Banten yang juga Anggota DPR RI, Ahmad Fauzi, hadir membacakan amanat resmi dari Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Di hadapan para kader, Cak Imin memberikan instruksi tegas agar seluruh struktur organisasi memperkuat konsolidasi hingga tingkat paling bawah guna menghadapi Pemilu 2029.
“Partai politik harus hadir sebagai solusi. PKB tidak boleh hanya menjadi peserta pemilu, tetapi harus menggerakkan perubahan dan memikul tanggung jawab kebangsaan,” tegas Muhaimin dalam amanat tertulisnya.
Ia menyoroti berbagai tantangan global dan nasional yang tengah dihadapi Indonesia mulai dari gejolak ekonomi global, konflik antarwilayah, perubahan iklim, hingga merosotnya tingkat kepercayaan publik terhadap dunia politik.
Menurutnya, kondisi ini menuntut partai politik untuk tidak sekadar berorientasi pada kemenangan elektoral, melainkan aktif mengambil peran nyata dalam menyelesaikan persoalan rakyat.
Lebih lanjut, Cak Imin berpesan agar kader PKB bertransformasi menjadi pemimpin berintegritas tinggi yang memiliki kepekaan sosial, bukan sekadar politisi pemburu kekuasaan.
Perjuangan ideologi partai, lanjutnya, harus diwujudkan melalui kebijakan dan kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat, bukan sekadar wacana di ruang seminar.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Pandeglang, H. Nawawi Nurhadi, S.E., yang didampingi Sekretaris DPC, Mahrus Shalah, S.H., menekankan bahwa kunci utama untuk membesarkan partai terletak pada konsistensi kader dalam menjaga soliditas dan mematuhi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
“Jika seluruh kader memegang teguh AD/ART dan menjaga soliditas partai, maka kemenangan akan bisa diraih,” ujar H. Nawawi dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa bagi PKB, kekuasaan bukanlah tujuan akhir, melainkan instrumen strategis untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Sebagai partai yang berasaskan nasionalis, religius, dan kerakyatan, PKB Pandeglang siap menerjemahkan seluruh arahan pusat ke dalam program kerja taktis yang berpihak langsung kepada masyarakat Pandeglang.
Melalui pengukuhan dan Muskercab ini, jajaran pengurus baru DPC PKB Pandeglang masa bakti 2026–2031 diharapkan mampu menyatukan langkah, memperkuat barisan, serta meningkatkan kualitas pelayanan politik demi menyongsong kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang.***