Peringati Hari Sumpah Pemuda, GMNI Berikan Pemkab Pandeglang Raport Merah

PANDEGLANG – Peringati ke-93 tahun Hari Sumpah Pemuda, puluhan mahasiswa yang tergabung kedalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Pandeglang, berikan raport merah kepada Pemerintahan Daerah Kabupaten Pandeglang dengan menyuarakan aksi turun ke jalan.

Dari pantauan awak media di lapangan, massa aksi melakukan aksinya di 3 titik, yakni di depan Gedung Setda Pandeglang, Gedung DPRD Pandeglang, dan Simpang Tugu Jam.

Pada saat kegiatan orasi berlangsung, Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang GMNI Pandeglang, TB. Muhamad Afandi menyampaikan, bahwa pihaknya memperingatan hari sumpah pemuda 28 Oktober kali ini, dengan memberikan raport merah kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

“Salah satunya kepada Bupati, DPRD, dan Kejari Pandeglang,” ucapnya, Kamis, (28/10/2021).

Karena menurutnya, tidak sedikit persoalan yang terjadi di OPD Kabupaten Pandeglang, seperti adanya Dinas yang diduga melakukan korupsi.

“Salah satunya Dinas Pendidikan, yang dimana telah terjadi indikasi mark up anggaran pengadaan tablet,” ujarnya.

Menurut ia hal ini menjadi persoalan serius, Karena tersangka kasus pengadaan tablet yang menelan angka Rp15,9 Miliar harus segera diungkap oleh Kejaksaan Negeri Pandeglang untuk menegakan keadilan.

Selain itu, dirinya mendesak DPRD Kabupaten Pandeglang sebagai lembaga legislatif, untuk kembali kepada tugasnya mengontrol jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Pandeglang.

Menurut Afandi, berdasarkan temuan BPK RI tahun 2020 di tubuh DPRD Pandeglang, yakni terkait kelebihan pembayaran perjalanan dinas sebesar Rp513,4 juta tersebut, harus segera dikembalikan kepada Negara. Ini menjadi penting, dan harus dievaluasi.

“Jangan sampai DPRD menganggarkan angarannya hanya untuk kepentingan dirinya, bukan kepentingan masyarakat luas dan orang banyak,” lanjutnya.

Terakhir, Afandi menegaskan, apabila Kejari Pandeglang sampai akhir tahun 2021, tidak mampu mengungkap kasus pengadaan tablet di Pemerintahan Pandeglang, pihaknya akan kembali turun kejalan.

“Maka kami pastikan, akan melakukan aksi di Kejati dan KPK,” pungkasnya. (*/Fani)

Comments (0)
Add Comment