PANDEGLANG — Sinergi antara ulama dan umaro menjadi kunci penting dalam mewujudkan Kabupaten Pandeglang yang lebih baik, khususnya untuk membangun masyarakat yang religius, berkarakter, serta berakhlak mulia.
Hal tersebut mengemuka dalam agenda silaturahmi Bupati Pandeglang, Hj. Raden Dewi Setiani, bersama jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pandeglang di ruang kerja Bupati, Jumat (6/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan para ulama demi mendorong pembangunan daerah yang positif.
Salah satu fokus utama Bupati Dewi yakni pentingnya keterlibatan MUI dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada para siswa di lingkungan sekolah.
Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi informasi membawa dampak ganda yang perlu diantisipasi.
”Saat ini kemajuan teknologi informasi begitu pesat. Pemahaman agama bagi anak-anak sekolah diharapkan dapat menjadi benteng agar mereka tidak terbawa arus negatif globalisasi,” kata Dewi.
Bupati berharap, pembinaan keagamaan di sekolah yang bersinergi dengan MUI dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki moral, etika, dan landasan akhlak yang kuat.
”Semoga sinergi ini melahirkan siswa yang pintar, cerdas, dan berakhlakul karimah,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua MUI Kabupaten Pandeglang, KH. Tubagus Uuf Zaki Ghufron Ma’ani, menyatakan dukungan penuh atas gagasan Bupati Pandeglang.
Pihaknya bahkan telah menyiapkan program pembinaan keagamaan secara langsung ke lembaga pendidikan.
”MUI Pandeglang akan menggelar roadshow ke sekolah-sekolah dengan melibatkan jajaran MUI di tingkat kecamatan untuk memberikan pembinaan keagamaan kepada para siswa,” ujar KH. Tubagus Uuf.
Selain beraudiensi dengan Bupati, pengurus MUI Pandeglang juga melangsungkan kunjungan silaturahmi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang untuk memperkuat hubungan harmonis antarinstansi.
”Ulama dan umaro memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi. Lewat kebersamaan, komunikasi, dan komitmen yang kuat, program pembangunan di Kabupaten Pandeglang dapat berjalan optimal demi kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya.***