PANDEGLANG – Usai 10 hari menjalani pembinaan di Pondok Pesantren Roudhotul Ulum dibawah pimpinan Abuya Muhtadi, sebanyak 16 anggota aliran hakekok balakasuta akhirnya dipulangkan ke kediamannya masing-masing di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Kamis (25/3/2021).
Dengan menggunakan bis milik Pemkab Pandeglang, mereka bertolak pada pukul 10.00 WIB untuk kembali ke lingkungan masyarakat. Bahkan, proses kepulangan mereka turut didampingi oleh Ketua Bakorpakem Kabupaten Pandeglang dan Kapolres Pandeglang.
Tokoh ulama Kabupaten Pandeglang, Abuya Muhtadi mengatakan, jika dipulangkannya para pengikut aliran hakekok balakasuta ke masyarakat lantaran mereka sudah dianggap benar-benar bertobat dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali.
“Saya nyatakan bahwa mereka telah kembali kepada kita. Kalau mereka kembali lagi ke aliran itu atau kambuh lagi, saya siap mengurusnya kembali,” kata Abuya Muhtadi kepada awak media, Kamis (25/3/2021).
Sementara itu Ketua Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem), Suarno menyampaikan rasa terimakasihnya kepada sejumlah pihak yang telah membantu dalam proses pembinaan para anggota aliran hakekok balakasuta.
“Terimakasih saya sampaikan kepada Abah (panggilan Abuya Muhtadi) dan juga rekan-rekan mentor, kepada Dinas Sosial, Polres, MUI dan yang lain, yang telah berkontribusi sehingga Pak Arya dan anggotanga alhamdulillah sudah kembali kepada jalan yang benar, ke syariat Islam yaitu qur’an dan hadist,” kata Suarno.
Suarno yang ikut mengantarkan para pengikut aliran hakekok balakasuta ke Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang pun memohon doa kepada Abuya Muhtadi dan seluruh pihak yang ada di Ponpes Roudhotul Ulum agar proses kepulangan mereka berjalan lancar. (*/YS)