LEBAK – Mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung melaksanakan kegiatan merdeka belajar sebagai bentuk kebebasan dan otonomi kepada lembaga pendidikan serta merdeka dan birokratisasi.
Adapun salah satu Sekolah Dasar yang menjadi tempat dijalankannya program Kampus Mengajar yakni di SDN 3 Cipanas yang terletak di Kampung Bondong, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak.
Yang mana Dosen dibebaskan dari birokrasi yang berbelit serta mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih bidang yang mereka sukai, untuk saat ini telah dirubah nama menjadi Kampus Merdeka yang merupakan kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
“Kegiatan ini bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia pekerjaan, Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka ambil,” kata Anisa Maulani, Mahasiswi UPI Bandung kepada Faktabanten.co.id, Jum’at, (20/08/2021).
Anisa Melanjutkan, dari adanya program pemerintah Kampus Merdeka ini maka lahirlah program bernama Kampus mengajar, yang mana program ini dilakukan dengan tujuan agar mahasiswa mampu membantu pembelajaran di masa pandemi terutama untuk anak tingkat Sekolah Dasar yang berada di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) dengan menghadirkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan.
“Pembelajaran literasi dan numerisasi sehingga mahasiswa mampu menjadi partner guru dalam melakukan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran, program Kampus Mengajar ini dilakukan selama tiga bulan di sekolah yang jarak nya pun masih mampu untuk dijangkau namun berada di daerah 3T,” ujar Anisa.
Menurut pihak sekolah yaitu Kepala Sekolah SDN 3 Cipanas Ujang mengungkapkan, semoga dengan adanya program ini sangat membantu sekolah dalam melaksanakan pembelajaran di masa Pandemi seperti saat sekarang ini.
“Pihak Sekolah Dasar Negeri 3 Cipanas pun mengapresiasi penuh. Selain itu, program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan dan mengasah kemampuan dalam diri mahasiswa serta mampu mengembangkan pengetahuan mahasiswa yang belum didapatkan dalam dunia perkuliahan,” tukasnya. (*/EzaYF).