CILEGON – Pandemi COVID-19 saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa untuk tetap menjalankan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Seperti kelompok 05 KKM Universitas Serang Raya (Unsera).
Ketua Kelompok 5 Hanif Izzudin mengatakan, pelaksanaan KKM dipusatkan di Yayasan Aulia Qolbu, Lingkar Sumur Watu, Kelurahan Deringo, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.
“Kegiatan KKM mahasiswa kali ini bertujuan untuk membentuk sikap tanggap akan bahaya yang sedang dihadapi, yaitu pandemi Covid -19 serta memberikan kesadaran ke masyarakat atas pentingnya menjaga kebersihan. Dan menggunakan protokol kesehatan agar terhindar dari virus covid-19,” katan Hanif, Rabu (30/06/2021).
Sebagai bagian dari kepedulian terhadap ancaman virus corona (Covid-19), mahasiswa Unsera yang tengah menjalani program KKM yang tegabung dalam kelompok 05 melakukan program kerja bimbingan belajar gratis di Yayasan Aulia Qolbu.
“Dengan harapan agar anak-anak tetap semangat belajar walaupun di tengah pandemi Covid-19,” jelasnya.
Kegiatan ini berawal dari Mahasiswa KKM Unsera yang ingin membantu dalam bidang pendidikan, karena pada situasi pandemi proses belajar mengajar dilakukan secara daring sehingga kurang efektif. Kegiatan bimbingan belajar ini dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu dengan durasi 2 jam.
“Semua mahasiswa ikut berpartisipasi dalam kegiatan bimbel ini. Mereka membagi tugas untuk mengajar dan sebagian lain nya menyiapkan perlengkapan, hadiah serta dokumentasi. Materi yang diajarkan adalah bahasa inggris dan komputer,” ungkapnya.
Kemudian, dalam pelaksanaan kegiatan bimbingan belajar ini di bagi atas dua kelompok untuk mengurangi kerumunan. Serta sebelum kegiatan belajar peserta diwajibkan untuk memakai masker, dan hand sanitizer sebagai updaya mengurangi resiko penyebaran Covid-19.
“Agar anak-anak tidak bosan diakhir bimbel selalu diadakan kuis yang berisi soal dengan cara ditulis di papan tulis. Anak yang bisa menjawab dengan benar akan mendapatkan hadiah,” ujarnya.
Selain melakukan program bimbingan belajar kepada anak-anak yayasan Aulia Qolbu KKM 05 Unsera juga membagikan cairan antiseptik pembersih tangan (Hand Sanitizer) dan masker kepada masyarakat di daerah Desa Deringo.
Mahasiswa KKM kelompok 08 M. Nizzar Eriawan menjelaskan, hand sanitizer tersebut diproduksi secara mandiri oleh para mahassiwa KKM kelompok 8 yang di arahahkan langsung oleh dirinya. Sebagai mahasiswa dari jurusan teknik kimia Unsera.
“Saya yang sudah paham mengenai bahan-bahan kimia yang aman digunakan dalam pembuatan hand sanitizer ini,” jelasnya.
M. Nizzar Eriawan menjelaskan, hand sanitizer adalah cairan atau gel yang umumnya digunakan untuk mengurangi patogen atau mikrobakteri dan virus pada tangan. Hand sanitizer menjadi produk yang efektif untuk menggantikan mencuci tangan dengan sabun, terlebih ketika berada di tempat umum dan transportasi umum.
“Adapun penggunaan cairan antiseptik ini selama pandemi Covid-19 sangat dibutuhkan masyarakat, bagi sebagian masyarakat masih ada yang tidak peduli dengan protokol kesehatan. Sehingga mahasiswa KKM Unsera berinisiatif membagikan hand sanitizer yang diproduksi sendiri dan membagikan masker kepada masyarakat secara gratis. Pembagian hand sanitizer dipuastkan di Deringo,” ujarnya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menegaskan pelaksanaan KKM kelompok 5 Dr. Santi Riana Dewi S.T, M.M menjelaskan, dalam penyelenggaraanya harus memperhatikan protokol kesehatan sesuai peraturan pemerintah. (*/A.Laksono).