Ada yang Miris di Balik Foto Ini

*) Oleh: Siti Eroh (Ibu Rumah Tangga di Kota Serang)

SERANG – Jadi ibukota provinsi tidak menjamin bisa memberikan kesejahteraan yang menyeluruh bagi segenap warga yang tinggal di daerah tersebut.

Potret kemiskinan masih menjadi momok bagi daerah perkotaan tak terkecuali Ibukota Provinsi Banten, Kota Serang.

Anak jalanan dan Gepeng seakan masih lumrah di kota yang menjadi serambi Banten ini.

Lampu merah seperti menjadi hajat bagi anak-anak yang dirasa masih sangat belia untuk menempuh kerasnya kehidupan jalanan yang terkadang tanpa kompromi.

Setiap hari kita melihat mereka, dimana anak-anak itu tinggal? Apa mereka sekolah? Kita tidak tahu, bahkan diantara anak-anak ini ada yang terlihat mengamen atau meminta-minta sedari pagi hingga malam.

Kehadiran mereka di jalanan seperti buah simalakama, tidak diberi kasihan diberi juga kasihan, “khawatir jadi pendidikan negatif dan membiasakan mereka menjadi peminta-minta,”

Dimana pemerintah? Apakah penertiban seakan menjadi satu-satunya solusi menghilangkan eksistensi mereka selama ini.

Mana program kota layak anak? Dimana KPA? Dimana kita? Apakah ini hanya hanya dijadikan komoditas untuk mencari keuntungan semata, ataukah memang anak-anak ini sudah ‘bebel’ dan tidak mau dibina.

Sementara ini “kami hanya meminta kepada pihak pemerintah terutama pemerintah daerah untuk minimal memberikan pendidikan yang layak, bagi mereka, setidaknya anak-anak generasi bangsa ini bisa merubah penghidupannya di masa depan”. (*)

Anak JalananGelandanganPengemis dan Orang Terlantar
Comments (0)
Add Comment