SERANG – Kader dan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang diminta untuk terus bersikap kritis terhadap pelbagai persoalan. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Silaturrahmi Alumni HMI Banten, Awan Anhara usai menghadiri Rapat Kerja HMI Cabang Serang Periode 2020-2021 di salah satu Villa yang ada di Kabupaten Serang, Minggu (23/2/2020).
“Kaderisasi menjadi pesan utama saya. Selanjutnya, jangan sampai kader HMI tidak kritis. Tensi kepekaannya harus ditingkatkan lagi,” kata Awan.
Ketua Umum HMI Cabang Serang Periode 2015-2016 ini mengatakan, kiprah dan sepak terjang mahasiswa selalu ditunggu masyarakat.
“Jangan sampai pengurus HMI gagal mengidentifikasi persoalan-persoalan itu. Nanti gagal move-on,” terangnya.
Beberapa tahun lalu tutur Awan, gerakan mahasiswa selalu identik dengan gerakan turun ke jalan. Kini, semua ekspresi kekritisan mahasiswa tak lagi lewat aksi demonstrasi. Akses informasi bisa digunakan untuk ekspresi kegelisahan atau sikap kritis.
“Jangan sampai, jadi aktivis tidak berbuat sesuatu sama sekali bagi masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut Awan menjelaskan, banyak persoalan dihadapi masyarakat yang oerlu didorong dalam penyelesaianya oleh mahasiswa, diantaranya masih adanya diskriminasi layanan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.
“Bukan hanya soal Wilayah Serang saja. Sebagai Cabang di Ibu Kota Provinsi, HMI Serang harus jadi garda terdepan. Jangan mentang-mentang Alumni, terus enggak mau dikritik adik-adik HMI,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Serang, Faisal Dudayef Payumi Padma mengatakan, kepengurusannya akan fokus pada kaderisasi serta peningkatan kepekaan sosial.
“Alhamdulillah, Rapat Kerja sudah beres. Kita fokus bagaimana HMI bisa hadir di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
“Ya, kalau soal kaderisasi. Itu menjadi kewajiban. Siapa pun pengurusnya. Sistem kaderisasi kita sudah berjalan. Tugas saya tinggal mengkonsolidasikan saja,” imbuh Faisal. (*/Qih)