Andika Hazrumy Tekankan Kaderisasi Internal Usai Golkar Kota Serang Kalah Dua Kali di Pilkada

 

SERANG – Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Banten, Andika Hazrumy, menegaskan pentingnya kaderisasi internal Partai Golkar sebagai langkah memperkuat konsolidasi dan soliditas partai ke depan.

Hal itu disampaikan dalam acara Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kota Serang yang digelar di Klasemen, Kota Serang, Senin (24/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Andika secara terbuka menyoroti hasil dua kali kekalahan Partai Golkar dalam kontestasi Pilkada Kota Serang sebelumnya.

Mantan Wakil Gubernur Banten ini menyebut bahwa kekalahan itu bukan semata karena lemahnya mesin partai, tetapi juga karena dinamika politik lokal yang terus berubah.

“Kekalahan yang terjadi bukan akhir dari segalanya. Kondisi politik itu dinamis. Yang penting adalah bagaimana kita terus mengevaluasi dan memperbaiki diri, baik dari sisi struktur maupun strategi partai,” ujar Andika Hazrumy dalam sambutannya.

Andika menekankan bahwa kemenangan dalam politik tidak hanya ditentukan oleh popularitas tokoh luar, tetapi oleh kekuatan kader internal yang loyal, solid, dan siap bekerja untuk partai.

Karena itu, ia meminta agar pengurus DPD II Golkar Kota Serang hasil Musda kali ini benar-benar diisi oleh kader yang memiliki komitmen dan dedikasi tinggi terhadap partai.

“Jangan berharap kepada kader luar. Kita harus mengandalkan kader internal kita sendiri. Yang kita butuhkan bukan hanya nama besar, tapi orang-orang yang mau turun ke lapangan, bekerja, dan menjaga suara partai,” tegasnya.

Lebih lanjut, Andika menekankan bahwa Partai Golkar akan fokus pada penguatan struktur organisasi, kaderisasi, dan kesiapan teknis menghadapi Pemilu 2029.

Ia juga berharap, meskipun Golkar saat ini tidak memiliki kepala daerah di Kota Serang, partai tetap mampu berperan strategis dalam pembangunan daerah melalui peran legislatif.

“Kita memang tidak punya kepala daerah, tapi kita punya Ketua DPRD. Itu adalah kekuatan kita untuk tetap bisa menyeimbangkan dan mensukseskan program-program pembangunan di daerah,” terangnya.

Andika juga mengingatkan bahwa Golkar harus menjadi partai yang tidak hanya hadir menjelang pemilu, tetapi terus bekerja di tengah masyarakat sepanjang waktu.

Menurutnya, kepercayaan publik hanya akan tumbuh jika kader partai aktif memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita harus hadir di tengah rakyat, bukan hanya saat kampanye. Golkar harus kembali menjadi partai yang dipercaya masyarakat, partai yang bekerja untuk rakyat,” pungkasnya.***

Comments (0)
Add Comment