Banjir dan Angin Kencang Terjang Kabupaten Serang, BPBD Catat 2.175 KK Terdampak

 

SERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang melalui Pusat Pengendalian Operasi (PUSDALOPS) melaporkan terjadinya bencana hidrometeorologi berupa banjir, angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang, serta pergerakan tanah di sejumlah wilayah Kabupaten Serang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, (12/1/2025), sekitar pukul 15.23 WIB, akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang.

Berdasarkan data sementara PUSDALOPS BPBD Kabupaten Serang, bencana tersebut berdampak pada 13 desa di 9 kecamatan, yakni Kecamatan Padarincang, Cinangka, Kibin, Ciruas, Kramatwatu, Kragilan, Anyer, dan Mancak.

BPBD mencatat sebanyak 2.175 Kepala Keluarga (KK) atau 7.686 jiwa terdampak dalam kejadian tersebut. Dari jumlah itu, terdapat 1.133 balita dan anak-anak serta 158 lansia. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Sementara itu, dampak kerusakan bangunan meliputi:

1. 2.112 rumah terdampak banjir.

2. 1 rumah terdampak pergerakan tanah (rusak sedang).

3. 1 rumah terdampak angin kencang (rusak ringan).

Sehingga total 2.114 unit rumah terdampak bencana hidrometeorologi.

Kepala BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penanganan sejak laporan bencana diterima.

“Sejak awal kejadian, kami melalui PUSDALOPS langsung melakukan koordinasi lintas sektor dengan TNI, Polri, BPBD Provinsi Banten, BBWS C3, Tagana, PMI, unsur relawan, serta pemerintah kecamatan dan desa. Fokus kami adalah keselamatan warga dan percepatan penanganan di lapangan,” ujar Ajat Sudrajat.

Ajat menjelaskan, BPBD juga telah mengerahkan personel untuk pemantauan dan assessment, serta melakukan penyedotan air menggunakan alkon di wilayah yang masih tergenang, khususnya di Kecamatan Kibin dan Kragilan.

“Rapat evaluasi terus kami lakukan secara berkala untuk memperbarui data dan menentukan langkah lanjutan agar kondisi segera pulih,” tambahnya.

Hingga Senin sore, tim evakuasi masih siaga di sejumlah lokasi banjir. Sebagian warga telah melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman. Beberapa wilayah dilaporkan mulai berangsur kondusif, meski proses penyedotan air masih berlangsung. Kondisi cuaca saat laporan ini disampaikan masih hujan dengan intensitas sedang.

BPBD Kabupaten Serang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menyusul informasi dari BMKG Banten yang menyebutkan potensi hujan ringan hingga sedang masih dapat terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi Banten dalam beberapa jam ke depan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari daerah rawan banjir dan longsor, serta segera melaporkan kondisi darurat ke aparat setempat atau PUSDALOPS BPBD,” tegas Ajat Sudrajat.

BPBD Kabupaten Serang memastikan akan terus melakukan pemantauan dan penanganan intensif hingga situasi benar-benar aman dan terkendali.***

Comments (0)
Add Comment