Baru 70 Persen, SMAN 9 Kota Serang Bakal Segera Beroperasi

 

SERANG-Gubernur Banten Andra Soni bersama dinas terkait meninjau progres pembangunan SMAN 9 Kota Serang pada Jumat (21/11/2025).

Di kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Pemprov Banten saat ini fokus melakukan pemerataan pendidikan tingkat SMA, SMK dan SKh sederajat.

Upaya tersebut dilakukan melalui program Sekolah Gratis yang bekerja sama dengan sekolah swasta serta pembangunan unit sekolah baru di berbagai wilayah.

“Solusinya selain membangun sekolah baru kita juga menjalankan Sekolah Gratis yang bekerjasama dengan sekolah-sekolah swasta,” katanya usai meninjau.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada anak didik di Provinsi Banten yang putus sekolah.

Andra Soni menegaskan bahwa pelayanan pendidikan merupakan standar pelayanan yang harus dipenuhi pemerintah bagi masyarakat.

“Targetnya sebelum tanggal 15 Desember ini sudah selesai dan akan langsung dilengkapi dengan meubelernya. Sehingga tahun ajaran baru nanti sudah bisa menerima siswa,” paparnya.

Ke depan, berbagai fasilitas penunjang SMAN 9 Kota Serang juga akan dilengkapi secara bertahap.

Fasilitas tersebut meliputi laboratorium, ruang praktik, lapangan, dan sarana pengembangan lainnya.

“Dengan lahan sekitar 1,4 hektar ini, Insya Allah berbagai fasilitas penunjangnya bisa kita lengkapi,” kata gubernur.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Jamaludin, mengungkapkan bahwa pembangunan unit sekolah baru SMAN 9 Kota Serang sekitar 70 persen.

Ia memastikan unit sekolah baru yang dibangun dapat beroperasi pada tahun ajaran baru dengan 12 rombongan belajar.

Saat ini, pembangunan menunjukan progres positif dan bisa diselesaikan sesuai dengan target.

“Ini progresnya sudah 70 persen lebih. Insya Allah sebelum tanggal 15 Desember nanti sudah selesai pembangunannya,” ujarnya.

Jika menilik jumlah lulusan SMP di Banten, saat ini belum sebanding dengan daya tampung SMA, SMK, dan SKh negeri yang tersedia.

Sehingga bisa menimbulkan banyak siswa yang tidak tertampung masuk ke tingkat selanjutnya.***

Comments (0)
Add Comment