SERANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang memilih cara berbeda dalam memperingati hari jadinya yang ke-28.
Di tengah kondisi bencana kekeringan yang masih melanda sejumlah wilayah serta dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, peringatan milad diarahkan untuk memperkuat aksi sosial bagi masyarakat terdampak.
Peringatan Milad ke-28 BAZNAS Kabupaten Serang yang bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut digelar di Pendopo Kabupaten Serang, Selasa (15/9/2026).
Sebelumnya, kegiatan milad direncanakan berlangsung di lapangan tenis indoor. Namun, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meminta agar kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk aksi kemanusiaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, keputusan mengubah konsep perayaan milad dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi Kabupaten Serang yang masih menghadapi bencana kekeringan di sejumlah wilayah.
“Situasi dan daerah kita masih dalam keadaan bencana kekeringan di beberapa lokasi. Maka saya arahkan kepada Ketua BAZNAS untuk melakukan kegiatan milad yang memberikan dampak manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Ratu Rachmatuzakiyah.
Dalam rangkaian Milad ke-28 tersebut, BAZNAS Kabupaten Serang menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan.
Sebanyak 100 tangki air bersih disiapkan BAZNAS Kabupaten Serang. Sementara 147 tangki lainnya berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), mitra kerja, serta Real Estate Indonesia (REI).
Dengan demikian, total bantuan air bersih yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai lebih dari 200 tangki.
Tak hanya membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, BAZNAS Kabupaten Serang juga memberikan perhatian kepada keluarga yang terdampak bencana laut akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Sebanyak delapan keluarga korban menerima santunan masing-masing sebesar Rp1 juta.
Bantuan sosial lainnya juga diberikan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Dalam program tersebut, sebanyak 27 penerima memperoleh bantuan senilai Rp25 juta per unit.
Selain itu, BAZNAS menyalurkan paket sembako kepada masyarakat di empat wilayah prioritas, yakni Kecamatan Anyar, Cinangka, Puloampel, dan Bojonegara.
Rangkaian aksi sosial juga dilengkapi dengan layanan pengobatan gratis serta distribusi sebanyak 30.000 masker yang diperuntukkan bagi masyarakat di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Serang.
Ketua BAZNAS Kabupaten Serang, H. Hasanudin, mengatakan momentum milad ke-28 menjadi kesempatan bagi lembaganya untuk terus meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi modal penting agar penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dapat terus meningkat dan kemudian disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Harapan miladnya satu, BAZNAS lebih dipercaya masyarakat. Karena bagaimanapun kalau sudah dipercaya oleh masyarakat, insyaallah saya yakin ke depan BAZNAS harus lebih bermanfaat, berdampak kepada masyarakat dengan cara pendistribusiannya kepada mustahik betul-betul tepat sasaran,” ujar Hasanudin.
Ia berharap semakin banyak masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) yang berpartisipasi dalam zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Serang.
Dengan dukungan tersebut, BAZNAS optimistis program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat dapat terus diperluas. ***