Benahi Perpustakaan SD, Disdikbud Kabupaten Serang Bekali 707 Pengelola

 

SERANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Serang menggelar pembekalan bagi ratusan pengelola perpustakaan sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Serang.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 707 pengelola dan dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Serang sejak Selasa sampai Kamis, 20-22 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan langkah lanjutan Disdikbud Kabupaten Serang dalam upaya memperbaiki tata kelola perpustakaan SD yang selama ini dinilai belum berjalan optimal.

Melalui pembekalan tersebut, para pengelola diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan perpustakaan di lingkungan sekolah.

Sejumlah narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang dihadirkan untuk memberikan materi terkait standar pengelolaan perpustakaan, baik dari sisi administrasi maupun pemenuhan sarana dan prasarana.

Kepala Bidang Pemberdayaan SD Disdikbud Kabupaten Serang, Abidin Nasyar, mengatakan kegiatan ini digelar setelah pihaknya melakukan monitoring langsung ke beberapa perpustakaan SD di wilayah Kabupaten Serang.

“Hasil peninjauan kami menunjukkan masih banyak perpustakaan SD yang belum memenuhi standar, baik dari segi fasilitas maupun tata kelolanya,” kata Abidin.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi dasar dilaksanakannya pembekalan agar para pengelola memahami pengelolaan perpustakaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Agar pelaksanaan kegiatan berjalan efektif, Disdikbud membagi pembekalan ke dalam beberapa termin. Setiap termin diikuti sekitar 150 peserta.

“Dengan pembagian termin, penyampaian materi bisa lebih maksimal dan peserta dapat mengikuti kegiatan dengan lebih fokus,” ujarnya.

Abidin menambahkan, hasil dari pembekalan ini nantinya akan dievaluasi.

Ia menegaskan, pihaknya tidak segan melakukan penilaian ulang apabila pengelolaan perpustakaan masih tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Perpustakaan menjadi salah satu indikator kualitas pendidikan di sekolah. Karena itu, pengelolaannya harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.

Selain itu, Abidin juga mengimbau para kepala sekolah agar memanfaatkan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk mendukung perawatan dan pengembangan perpustakaan.

“Kami berharap anggaran BOS dapat dialokasikan untuk perpustakaan, karena keberadaannya sangat penting dalam menunjang proses belajar mengajar,” tutupnya.***

Comments (0)
Add Comment