SERANG – Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan buka puasa bersama ratusan santri dan tokoh masyarakat di Pondok Pesantren Shohibul Muslimin, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, pada momentum bulan suci Ramadan, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antara kepolisian dengan para ulama, tokoh masyarakat, serta para santri.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Serang juga membagikan ratusan bingkisan tali kasih kepada para santri dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Pimpinan Ponpes Shohibul Muslimin, KH Tairman Elon, menyambut baik kehadiran jajaran kepolisian yang dinilai semakin dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, langkah kepolisian untuk bersilaturahmi dengan ulama dan masyarakat menjadi hal positif, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan peningkatan ibadah dan kebersamaan.
“Kita menyambut baik gerakan polisi untuk lebih dekat dengan rakyat, ulama, dan tokoh masyarakat. Selain menjalani rutinitas di bulan Ramadan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, masyarakat juga menjadi lebih tenang dalam beribadah,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan masyarakat, terutama menjelang libur panjang dan arus mudik Lebaran yang selalu menjadi perhatian secara nasional.
“Menjelang Lebaran biasanya kebutuhan masyarakat meningkat, dan potensi gangguan keamanan juga bertambah, seperti geng motor, perang sahur, tawuran, hingga kasus pencurian. Dengan adanya pihak kepolisian yang terus turun ke masyarakat serta memberikan arahan tentang pentingnya menjaga keamanan, tentu ini memberikan semangat bagi masyarakat agar lebih waspada,” katanya.
KH Tairman juga mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan anak-anak, khususnya remaja, agar tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat meresahkan masyarakat.
Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan mengatakan, kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mempererat hubungan dengan ulama dan masyarakat.
“Ramadan adalah momentum yang baik untuk memperkuat silaturahmi antara kepolisian dengan para ulama, santri, dan masyarakat. Kami ingin hadir lebih dekat, mendengar aspirasi, sekaligus bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujarnya.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, mengawasi anak-anak remaja agar tidak terlibat tawuran, geng motor, maupun perang sahur. Jika ada hal yang berpotensi mengganggu keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” katanya.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian, ulama, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.***