SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengaku prihatin sekaligus gerah karena masih ditemukan warga miskin di Kabupaten Serang yang tidak tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos).
Kondisi tersebut dinilai berkaitan dengan belum akuratnya Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi acuan penyaluran bantuan.
Hal itu disampaikan Zakiyah saat memberikan sambutan pada kegiatan kolaborasi program prioritas untuk membangun sumber daya manusia menuju kemandirian ekonomi di Kabupaten Serang, yang digelar di Pondok Pesantren Bai Mahdi, Kecamatan Pabuaran, Kamis (12/3/2026).
Menurut Zakiyah, di lapangan masih banyak ditemukan warga yang secara nyata hidup dalam kondisi rentan, namun tidak dapat mengakses bantuan karena tidak tercatat dalam kategori desil penerima bantuan dalam sistem pendataan.
“Ketika kita cek di DTSEN, ada warga yang secara kondisi memang harus dibantu. Tetapi mereka tidak bisa menerima bantuan karena status desilnya tidak masuk kategori penerima,” ujar Zakiyah saat sambutan.
Ia menilai persoalan akurasi data masih menjadi tantangan besar dalam upaya penanggulangan kemiskinan di daerah.
Meski pemerintah telah menggunakan sistem pendataan nasional, hasil verifikasi di lapangan kerap menunjukkan perbedaan antara data administratif dengan kondisi riil masyarakat.
Zakiyah menyebutkan, tidak jarang ditemukan warga yang hidup dalam keterbatasan, namun dalam sistem justru tercatat sebagai masyarakat yang dianggap sudah mampu.
“Di lapangan kita melihat sendiri ada warga yang sangat membutuhkan bantuan. Tapi ketika dicek di sistem, datanya justru masuk kategori yang dianggap sudah sejahtera,” katanya.
Karena itu, Zakiyah meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendataan, mulai dari aparatur desa hingga perangkat daerah terkait, untuk bekerja lebih teliti dan objektif saat melakukan verifikasi data masyarakat.
Ia menegaskan, kesalahan dalam pendataan dapat berdampak langsung pada hak masyarakat yang seharusnya menerima bantuan dari pemerintah.
“Jangan sampai masyarakat yang benar-benar layak dibantu justru tidak mendapatkan bantuan hanya karena kesalahan data,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zakiyah juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang terus memberikan perhatian terhadap masyarakat Kabupaten Serang melalui berbagai program pemberdayaan sosial.
Menurutnya, kehadiran pejabat kementerian yang turun langsung ke daerah menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam memastikan program kesejahteraan sosial benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat bawah.
Pemerintah Kabupaten Serang, lanjut Zakiyah, siap mendukung berbagai program pemerintah pusat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan sumber daya manusia di daerah.
“Pemkab Serang tentu siap berkolaborasi dan mendukung program-program dari pemerintah pusat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan SDM di Kabupaten Serang,” pungkasnya.***