SERANG – Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekitar, PT Sumber Gunung Maju (SGM) yang merupakan bagian dari PT Batu Alam Makmur (BAM) dan PT Samudra Marine Indonesia (SMI), melakukan perbaikan jalan rusak di ruas Jalan Raya Bojonegara–Pulo Ampel, Kabupaten Serang.
Wajud peduli yang ditunjukan perusahaan tambang itu sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan sekaligus menekan potensi kecelakaan di jalur yang kerap padat kendaraan, terutama kendaraan berat dari kawasan industri.
Perwakilan manajemen PT Sumber Gunung Maju, Ece Ridwan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap kondisi infrastruktur yang kerap dikeluhkan masyarakat.
“Perbaikan jalan seluas sekitar 225 meter persegi ini merupakan wujud kepedulian manajemen PT Sumber Gunung Maju yang yang merupakan bagian dari PT Batu Alam Makmur (BAM) – PT SMI Grup terhadap kondisi jalan yang rusak,” ujar Ece saat ditemui di lokasi, Senin (20/10/2025) malam.
Ece menjelaskan, perbaikan dilakukan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua.
“Pelaksanaan perbaikan turut dibantu Kapolsek Bojonegara bersama jajarannya,” kata dia.
Diketahui, proses perbaikan jalan berlangsung selama dua hari berturut-turut oleh PT SGM, dengan menutup lubang serta meratakan jalan bergelombang menggunakan lapisan aspal sehingga kondisi jalan kembali mulus.
Pada hari pertama, Minggu (19/10/2025) malam, Kapolsek Bojonegara IPTU Satria Wibowo bersama jajaran turut turun langsung mengawal proses perbaikan di lapangan.
Langkah tersebut menjadi bentuk sinergi antara aparat kepolisian dan pelaku usaha dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.
Ece juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres, Kasat Lantas, dan Kapolsek Bojonegara beserta jajaran, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Serang, atas dukungan dan kerja keras mereka dalam mengurai kemacetan di kawasan tersebut.
“Kami berharap perbaikan ini dapat mendukung kelancaran aktivitas masyarakat serta memperlancar kegiatan industri di wilayah Bojonegara dan Pulo Ampel,” pungkasnya.***