SERANG-Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Serang menerbitkan data sementara harian per Rabu (28/1/2026) pukul 09.00 WIB.
Berdasarkan data, sebanyak 59 desa di 23 kecamatan terkena dampak banjir. Lalu angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang, melanda terdapat di 18 desa di 9 kecamatan lalu pergerakan tanah melanda 8 kecamatan di 15 desa.
“Hujan sedang hingga lebat dengan intensitas tinggi, luapan sungai dan disertai angin kencang yang mengakibatkan kejadian banjir, angin kencang, pergerakan tanah di beberapa wilayah Kab. Serang,” tulis laporan tersebut.
Adapun, sebanyak 37.805 jiwa yang terdiri 1.294 lansia, 2.710 balita, 1.559 anak-anak, 16 ibu hamil dan 36 ibu menyusui terkena dampak bencana ini.
“Total Pengungsi 852 KK, 2.879 Jiwa. Pengungsi saat ini 535 KK, 1.837 Jiwa yang terdampak banjir. Untuk pengungsi sudah kembali sebanyak 317 KK, 1.042 Jiwa dan yang meninggal dunia terdapat 1 jiwa,” tulis laporan tersebut.
Saat ini, upaya yang dilakukan BPBD melakukan rapat evaluasi Pusdalops secara berkala, pengumpulan, pengolahan dan penyebaran informasi, koordinasi dengan unsur-unsur terkait, memantau dan monitoring di wilayah terdampak banjir dan hal lainnya.
Untuk sebagian warga terdampak banjir, mereka mengevakuasi mandiri ke sanak saudara dan ke tempat yang lebih aman. Sedangkan di beberapa Kecamatan, pengungsi dan korban terdampak sudah kembali ke rumah masing-masing.
Sebagian besar Kecamatan terdampak bencana hidrometeorologi sudah Kembali kondusif, yakni di Padarincang, Mancak, Gunungsari, Pabuaran, Baros, Anyer, Ciruas, Pontang, Tunjungteja. Namun masih ada potensi cuaca ekstrim di wilayah Kabupaten Serang hingga 27 Januari 2026.
Lalu untuk beberapa kecamatan kembali terdampak banjir setelah sebelumnya dinyatakan surut, yakni di Kibin, Cikande, Pamarayan, Tunjungteja, Binuang, Carenang, Kopo, Jawilan.
BPBD dalam laporannya, membutuhkan alat Penyedot Air (Alkon), makanan siap saji, perahu evakuasi, Obat-obatan, WC portable, Selimut, Family kit, Babykit, Air bersih, sembako dan hal lainnya.***