Disdikbud Kota Serang Usulkan Daya Tampung SMP Negeri 6.688 Siswa untuk Tahun Ajaran 2026- 2027

 

SERANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Serang mengusulkan daya tampung penerimaan murid baru jenjang SMP Negeri sebanyak 6.688 siswa untuk Tahun Ajaran 2026/2027.

Usulan tersebut telah disampaikan kepada Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP).

Kepala Disdikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, mengatakan kapasitas tersebut disesuaikan dengan ketersediaan ruang kelas di seluruh SMP Negeri yang ada di Kota Serang.

“Daya tampung SMP Negeri yang kami usulkan sebanyak 6.688 siswa. Itu disesuaikan dengan ketersediaan ruang kelas yang ada,” ujar Ahmad Nuri. Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, jumlah lulusan SD dan MI di Kota Serang diperkirakan mencapai sekitar 13 ribu siswa.

Dari jumlah tersebut, tidak seluruhnya akan masuk ke SMP Negeri karena sebagian akan melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta maupun pondok pesantren.

“Lulusan SD dan MI sekitar 13 ribu siswa. Nantinya sebagian masuk ke sekolah swasta, dan sebagian lagi ke pondok pesantren,” katanya.

Menurut Ahmad Nuri, salah satu sekolah yang diprediksi mengalami lonjakan pendaftar adalah SMP Negeri 1 Kota Serang. Sekolah tersebut dinilai masih menjadi salah satu favorit masyarakat.

“Biasanya yang mengalami lonjakan pendaftar itu SMP Negeri 1,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi tingginya minat masyarakat, Disdikbud mengusulkan daya tampung SMP Negeri 1 sebanyak 440 siswa dengan 11 rombongan belajar (rombel).

Setiap rombel direncanakan berisi maksimal 45 siswa.

“Kami usulkan 11 rombel dengan kapasitas maksimal 45 siswa per rombel, sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Terkait kemungkinan masih adanya siswa yang belum tertampung di sekolah negeri, Ahmad Nuri menegaskan pemerintah telah menyiapkan alternatif melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), termasuk mendorong masyarakat memilih sekolah swasta yang kualitasnya dinilai semakin baik.

“Kalau tidak tertampung di negeri, masih ada sekolah swasta. Sekarang sekolah swasta juga bagus dan mampu memberikan layanan pendidikan yang setara,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait program Sekolah Rakyat, khususnya bagi siswa yang berminat melanjutkan pendidikan melalui jalur tersebut.

“Kami akan berkomunikasi dengan Dinas Sosial terkait siswa yang akan memilih Sekolah Rakyat,” pungkasnya.***

Comments (0)
Add Comment