Hewan Langka yang Dilindungi Ditemukan Mati Terdampar di Pesisir Pantai Anyer

SERANG – Seekor hewan mirip paus pilot (globicephala macrorhynchus) atau juga mirip dengan Lumba-lumba Pesut ditemukan mati terdampar di pesisir Pantai Bandulu, Kawasan Pantai Anyer pada Selasa siang (26/8/2025).

Hewan ini pertama kali ditemukan seorang nelayan bernama Devi Cebol (38), warga Bandulu Kecamatan Anyar Kabupaten Serang.

Menurut penuturannya hewan ini ditemukan pertama kali dalam keadaan terjerat di jaring nelayan dan masih dalam keadaan hidup.

“Ketemunya di jaring, masih ngap-ngapan, cuma pas mau diambil buat diselamatin keburu mati,” ujar Devi, Selasa (26/8/2025).

Belum ada keterangan resmi dari pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan otoritas lainnya terkait kematian dan alasan hewan yang secara fisik mirip hewan Paus Pilot ini terdampar di perairan Selat Sunda.

Saat ditemukan ada beberapa luka bekas jerat tali di ekor hewan ini, Bangkai mamalia laut tersebut langsung dikubur oleh masyarakat di areal pantai.

Paus pilot termasuk ke dalam keluarga lumba-lumba besar yang mempunyai gigi kecil dan ramping, dahi bulat dan menonjol, sirip ramping dan runcing.

Beratnya bisa mencapai 1.300 kg untuk betina dan 2.300 kg untuk jantan.

Dalam 5 tahun terakhir tercatat beberapa kali kasus hewan ini terdampar, yaitu di pesisir Alor NTT, di perairan Madura serta di Probolinggo.

Biasanya hewan ini ditemukan dalam jumlah yang besar, seperti kasus di Alor NTT dimana ditemukan 50 ekor paus pilot mati secara bersamaan. (*/ARAS)

Hewan DilindungiHewan lautIkan Paus MatiLumba-LumbaPantai AnyerPesisir Anyer
Comments (0)
Add Comment