SERANG – Kendaraan angkutan logistik yang ingin menyeberang dari pulau Jawa ke pulau Sumatera mulai memadati Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), Bojonegara, Kabupaten Serang.
Hal ini imbas untuk mengurai kepadatan akibat sudah memasukinya arus mudik Idul Fitri 2026, khususnya bagi kendaraan logistik yang tetap beroperasi selama periode mudik.
Kepala Cabang Pelabuhan BBJ, Endin Juhaendi, mengatakan pelabuhan tersebut memang sudah beberapa tahun terakhir ditunjuk pemerintah untuk membantu kelancaran arus mudik dengan melayani penyeberangan kendaraan pengangkut barang.
“Pelabuhan BBJ ini adalah pelabuhan umum. Beberapa tahun sebelumnya juga memang kita sudah ditunjuk oleh pemerintah untuk membantu arus mudik yang membawa logistik,” ujar Endin kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, penyeberangan dari BBJ difokuskan untuk kendaraan logistik yang tetap harus beroperasi guna menjaga kelancaran distribusi barang selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
Endin menyebutkan, saat ini sudah ada enam kapal yang disiapkan untuk melayani penyeberangan dari pelabuhan tersebut.
Salah satunya adalah kapal berukuran besar yang mampu mengangkut hingga 70 unit truk dalam satu kali perjalanan.
Ia menambahkan, jumlah kapal yang beroperasi setiap hari berpotensi bertambah hingga 10 sampai 12 kapal, menyesuaikan kebutuhan dan kondisi arus kendaraan logistik.
“Dalam satu hari kemungkinan bisa lebih dari enam atau tujuh kapal, bisa sampai 10 bahkan mungkin 12 kapal yang beroperasi,” ujarnya.
Selain kesiapan armada kapal, pihak pengelola pelabuhan juga menyiapkan area parkir yang mampu menampung hingga 1.500 kendaraan truk sebelum naik ke kapal.
Dibandingkan tahun sebelumnya, menurutnya fasilitas di Pelabuhan BBJ juga terus ditingkatkan, termasuk penyediaan sarana pendukung bagi para pengemudi truk yang menunggu jadwal penyeberangan.
“Sekarang fasilitasnya kita sempurnakan. Toilet umum sudah permanen, bukan portable lagi. Ada juga ruang istirahat dan fasilitas lain yang kita siapkan untuk para sopir,” katanya.
Sementara itu, salah seorang sopir truk tronton asal Karawang yang hendak menuju Riau, Sule, mengaku proses menuju Pelabuhan BBJ masih relatif lancar tanpa antrean panjang.
“Dari Cilegon Timur ke sini masih ramai lancar. Saya datang jam 4 sore, dan jam 5 sore ini sudah bisa naik kapal,” ujarnya.***