Kritik RPJMD Kabupaten Serang, Fraksi Demokrat: Infrastruktur Lemah, UMKM dan Lingkungan Terabaikan

 

SERANG – Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang melontarkan kritik tajam terhadap Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang diajukan Bupati Serang dalam rapat paripurna pandangan umum fraksi, Kamis (11/9/2025).

Menurut Demokrat, arah pembangunan dalam RPJMD tidak selaras dengan visi “Serang Bahagia” yang dijanjikan.

Ketua Fraksi Demokrat, Azwar Anas, menilai banyak program di dalamnya sebatas jargon tanpa peta jalan yang jelas.

“Kalau namanya Serang Bahagia, target lima tahun mendatang harusnya lebih ambisius dan terukur. Faktanya, isi RPJMD tidak sesuai,” ujar Azwar usai rapat.

Ia menyoroti lemahnya perencanaan infrastruktur. Program percepatan pembangunan, yang semestinya menjadi prioritas, justru tidak tercantum detail dalam dokumen.

“Artinya tidak ada percepatan dalam pembangunan,” tegasnya.

Isu lingkungan juga disorot. Anggaran pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup hanya sekitar Rp41 miliar, jumlah yang disebut Azwar tidak sebanding dengan kebutuhan.

“Itu sangat jauh dari cukup, apalagi kita sedang jadi sorotan terkait pencemaran,” katanya.

Selain minim anggaran, menurutnya tidak terlihat langkah konkret untuk menekan perusahaan agar taat aturan lingkungan.

Demokrat juga mempertanyakan target penurunan pengangguran yang dinilai terlalu optimistis.

Azwar menilai kondisi perusahaan yang banyak gulung tikar membuat target sulit dicapai.

Hal serupa juga terjadi pada sektor UMKM yang justru disebut hanya mendapat porsi kecil dalam RPJMD.

“UMKM dibahas sangat minim, padahal ini tulang punggung perekonomian,” ucapnya.

Janji kampanye Bupati Serang untuk menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda, termasuk pembangunan sport center dan arena mini soccer, juga dinilai tidak tercermin dalam rencana pembangunan menengah daerah.

“Visinya ada, tapi dalam perencanaan tidak terlihat,” tambahnya.

Tak hanya Demokrat, sejumlah fraksi lain pun mengkritisi arah pembangunan sektor pariwisata yang dinilai tidak jelas, kerusakan sekolah yang belum tertangani, hingga pelayanan kesehatan yang masih terabaikan.

Azwar menegaskan, RPJMD perlu disempurnakan agar selaras dengan kebutuhan daerah.

“Seolah Bupati punya visi, tapi pelaksana teknisnya berbeda arah. Kalau dibiarkan, visi Serang Bahagia hanya berhenti dislogan,” pungkasnya. (*/Fachrul)

Azwar AnasFraksi DemokratKabupaten SerangRPJMD
Comments (0)
Add Comment